Saturday, April 7, 2012

Things To Do before I'm Old and Tired : Bincang Sore dengan Sapardi Djoko Damono

Bisa dibilang beliau mentransfer kekuatan magis ke diri ini karena sejak sajak Aku Ingin-nya saya kenal di pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 SMP, saya jadi jatuh hati pada sosoknya. Ketika SMA, saya jatuh hati pada Metamorfosis, dan menerima tantangan untuk membuat project visualisasi dan apresiasi puisi dengan mengeksplore puisi itu untuk Prom Night SMAK St.Albertus 2008. Ketika kuliah, saya lagi-lagi jatuh hati pada musikalisasi dan dari sekian puluh juta puisi yang ada di dunia ini, saya terpikat pada Mata Jendela yang membuat saya benar-benar tidak ingin kehilangan kesempatan.


Siapa beliau? Saya baru bertemu dengannya, di sebuah seminar yang jarak antara saya dengan beliau hanya beberapa meter. Tidak sempat berfoto bersama maupun minta tanda tangan karena semua orang berdesakan ingin berkenalan lebih dekat. Beliau istimewa, semua orang mencintai sosoknya dan karyanya.


Pengennya suatu hari bertemu beliau, menyanyikan musikalisasi yang saya gubah di hadapan beliau dan masih berharap diajar oleh beliau di bangku kuliah :))




"Tiba-tiba menjelma isyarat, merebutmu, entah kapan kau bisa kutangkap" (Sapardi Djoko Damono - Nokturno)


No comments:

Post a Comment

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)