Monday, April 7, 2014

Tentang Sisir, Sahabat Kecil dan Tersiksa Lagi

Hari Sabtu kemarin saya menulis tweet ini:




Sudah hampir 17 tahun, saya dan Putra bersahabat. Masih inget tuh waktu SD main ke rumah Putra dan kita ngedengerin kaset (iya, kaset!) lagunya Kenny Rogers (Kenny Rogers!!). Hingga SMA kita sering bareng, baik kegiatan OSIS, kabur dari kelas buat foto-foto atap sekolah yang ada teropong bintangnya sampai nginep bareng acara Live In di desa Pasirian, Lumajang. Pas kuliah, Putra hijrah ke Bandung, kuliah di Maranatha. Dan sekarang, setelah (hampir) lulus, si (calon) psikolog ini balik lagi ke Malang.

Selain sudah sama-sama kerja, kita juga sama-sama sering merasa garing kalau di rumah. Akhirnya, daripada ngopi dan nge-bir mulu, kami memutuskan untuk mengisi hari Sabtu dengan menyanyi gembira. Ya maklum lah, kan masih sama-sama single jadi bebas hahahahahahaha *tawa kemenangan*.

Begini lah akhirnya hasilnya:



Semoga segala kegiatan mengecek rambut bercabang, nyisir rambut, tawa seperti Medusa dan nada-nada yang kurang tune tidak mengganggu pendengaran Anda. Hihihi.


1 comment:

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)