Tuesday, December 9, 2014

Tentang Siapa Yang Menjadi Masa Lalu dan Siapa Yang Layak Untuk Tetap Dipertahankan

Setiap orang berhak memilih, mau hidup dengan bahagia, biasa-biasa saja atau jadi penggerutu selamanya. Saya memilih untuk jadi yang kategori pertama. Bahagia.
Tetapi sejauh apapun saya berlari menghindari penyebab ketidakbahagiaan, saya pasti menemuinya.
Lebih susah lagi saat penyebabnya adalah manusia.

Ada orang-orang di masa sekarang, yang layak dimasukkan kotak masa lalu dan ditenggelamkan jauh entah ke samudera yang mana.
Ada orang-orang di masa sekarang, yang tak layak lagi dipertahankan.
Menghindari toxic people itu mudah, tetapi apa hanya itu sumber masalahnya?

Memaafkan tentu, tetapi memberi kesempatan kedua, barangkali tidak.
Saat kamu sudah jadi bagian dari masa lalu orang lain dan sumber ketidakbahagiaan seseorang, apa yang akan kamu lakukan?

1 comment:

  1. setujuuu...don't let the past haunt you and mess up with your future...

    ReplyDelete

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)