Saturday, January 10, 2015

Tentang 10 Komitmen Yang Ingin Dilakukan Setiap Hari

Lakukan perkara-perkara kecil untuk menyelesaikan perkara besar. Setidaknya itu yang pernah saya dengar dalam salah satu homili (re: khotbah) Romo saat misa mingguan beberapa bulan yang lalu. Kemudian saya ingat, ada banyak hal besar yang ingin saya raih. Tetapi saya lupa, bahwa ada hal-hal kecil dalam hidup saya yang seringkali saya lalai menyelesaikannya.

Yep, seringkali kita mematok goal besar di depan. Padahal untuk mencapainya, kita perlu membenahi hal-hal kecil. Di tahun ini, saya pengen bisa menepati 10 komitmen ini. Saya percaya jika 10 komitmen ini bisa saya tepati, setidaknya level ke-kece-an saya bisa naik sebanyak 19,7462315 persen:

Minum air putih minimal 2,5 liter dan minum teh hijau


Sebetulnya saya sudah menjalani ini sejak 2 tahun yang lalu. Awalnya karena saya sering mengeluh bagian tulang rusuk seperti nyeri dan amandel bengkak. Daripada saya harus minum-minum obat (kalau nggak benar-benar sakit, saya nggak gampang minum obat), saya mulai rajin minum air putih dan ajaibnya, sangat membantu lho! Saya jadi jarang sakit, amandel juga mengempis. 

Kemudian saya minum teh hijau. Tujuan utama sih membuang racun dalam tubuh sekaligus mengontrol kolesterol (ada hubungannya dengan nomor 3). Karena minum teh hijau memicu kita untuk buang air kecil, maka harus banyak minum biar nggak dehidrasi. Berhubung ngantor banyakan duduknya dan banyakan e-mailnya, minum air putih ini jadi sering tertunda deh. So, kita mulai lagi agenda minum minimal 2,5 liter per hari :D

Olahraga minimal 30 menit, perbanyak bergerak

PR banget nih, soalnya jam olahraga saya cuma available di pagi hari. Okelah, mari kita bangun lebih pagi dan cari-cari kesibukan mondar-mandir di kantor untuk ambil minum, ambil selotip, ke kamar mandi, turun ke lantai 1 dan sebagainya ...

Perbanyak makan buah dan sayur; kurangi makanan rekreatif

Dibanding makan buah, saya lebih suka sayur. Sayuran yang dicah, apalagi namanya cah sawi, paling suka banget deh. Tapi akhir-akhir ini saya suka resah kalau ga makan buah. Entah kenapa, padahal perut saya kadang nggak begitu kuat jadinya malah murus-murus. Setidaknya masih bisa makan pisang, melon sama pepaya sih, jadinya lebih aman. Niatan ini juga harus diimbangi dengan mengurangi makanan rekreatif misalnya snack isi angin dan juga ... babiiiiii! Ah, kalau masalah makan babi ini memang harus diceples nih saya hahaha ...

Membaca minimal 5 artikel tiap hari dan baca koran

Sejak nggak jadi editor, hidup saya berkutat hanya pada e-mail dan social media. Akibatnya baca artikel pun kurang begitu konsen dan niat. Apalagi baca buku. Tapi saya pengen gitu baca setidaknya 5 artikel panjang dan meaningful tiap hari plus baca koran (di pantry ada koran, saya baca cuma headlinenya doang)


Kata Dr.Seuss
Write down the ideas

Salah satu hal yang penting bagi kesehatan jiwa dan juga bagi pekerjaan saya adalah ide. Masalahnya, ide banyak, ditulis aja nggak. Kemana-mana sekarang saya bawa notes + bolpoin dan tentunya menulis ide-ide saya di tab biar nggak kabur.



Menyikapi segala hal dengan tenang

Ini salah satu hal yang harus wajib saya tekankan dalam diri saya setiap hari. Ini hubungannya dengan kecemasan saya sih. Panik dan cemas adalah makanan sehari-hari. Saya harus kurang-kurangin hal ini for every single day supaya hidup lebih tentram, misalnya dengan membaca e-mail satu per satu, tidak terburu-buru mengerjakan sesuatu meskipun prinsip saya "kalau bukan sekarang, kapanlagi?" (lha ini kan taglinenya kantor)

Lebih rajin berdoa, bersyukur dan memotivasi diri sendiri

Menuliskan ini, tentunya saya pengen nampar diri sendiri. Khususnya pada poin "bersyukur". Ada banyak berkat Tuhan yang setiap hari dicurahkan sama saya. Tapi setiap hari juga saya membalasnya dengan ... nyambat. Ini harus dibenerin, betul nggak? Barangkali saya akan mulai menuliskannya pada jurnal saya tiap hari supaya selalu ingat :)

Terimakasih Tuhan ;)

Meluangkan waktu dalam sehari untuk bersih-bersih rumah

Kamar sih selalu bersih, tapi bagian rumah yang lain sering terlupakan. Setiap hari bakal ngepel rumah dan bersihin kamar mandi. Saya janji, Ma!

Setelah jam 10 malam, kurangi interaksi dengan messaging, social media & e-mail

Alias ... diet internet-an. Terkadang otak dan jempol cukup capek ya lari-larian di layar touchscreen, apalagi seharian sudah diterpa sama berbagai informasi. Setelah jam 10 malam, waktu ngumpul sama keluarga dan teman atau pas hari libur, saya bakal kurang-kurangi itu namanya pegang gadget (dan mikirin kerjaan)

Express yourself, Wind!

Saya nggak pengen jadi cyborg hingga pada saat merasa tertekan saya cuma bisa diam dan sibuk sendiri memikirkannya. Menangis nggak apa-apa 'kan? Marah, nggak dosa 'kan? Tertawa terbahak-bahak, for sure  .. Pun dengan bilang "Ya" dan nggak takut bilang "Tidak" serta menegaskan hal yang mengganjal hati :)

2 comments:

  1. Ini semacam resolusi ya? Saya malah nggak kepikiran buat nulis resolusi, mengalir saja dulu pokoknya :)

    Salam kenal mbak, kungjungan balik nih.

    ReplyDelete
  2. boleh juga aku contek ya mbak komitmennya

    ReplyDelete

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)