Terperangkap Dalam Dunia Maya : A Creepy Story of Leah Palmer

4:54:00 PM

Siang ini saya tidak sengaja melabuhkan bacaan saya setelah makan siang ke Buzzfeed. Sebuah judul yang agak aneh, tapi bikin penasaran saya untuk membacanya lebih lanjut.

Pernah mendengar kisah orang yang jatuh cinta di dunia maya? Ah, mungkin sudah biasa ya. Pernah mendengar orang yang memalsukan kehidupan nyatanya di social media? Biasa banget. Tapi kalau ini semuanya terjadi dalam satu kisah, satu kata dari saya : NGERI!

Ceritanya saya singkat saja ya.
Seorang pria bernama Justin (nama disamarkan) menjalin hubungan yang cukup intens dengan seorang wanita yang dikenalnya di social media, dengan nama Leah Palmer. Leah Palmer 'adalah' seorang perempuan yang cukup aktif membagikan cerita kesehariannya di Instagram. Ia bekerja di dunia fashion dan cukup sering travelling karena pekerjaannya tersebut.

Sepanjang berkomunikasi dengan Palmer, Justin mengaku ia beberapa kali mengatur janji untuk bertemu. Tetapi selalu gagal karena tiba-tiba Palmer menghilang tanpa kabar. Justin mentoleransinya, karena memaklumi pekerjaan Palmer yang barangkali sangat menyita waktu. Meski tak pernah bertemu, Justin dan Palmer tetap berkomunikasi via Twitter, Instagram, bahkan saling menelepon via Skype.

Sosok Leah Palmer yang misterius -- image taken from Buzzfeed.com
Di tahun 2012, seorang perempuan bernama Sonja Polimac mulai menjalin kedekatan dengan Justin. Saat itu, Polimac mulai notice dengan nama Leah Palmer yang beberapa kali dimention Justin dalam pembicaraan di social medianya. Namun alangkah terkejutnya Polimac saat ia stalking akun socmed Palmer, ia mendapati Palmer beberapa kali menyebutnya 'jalang' karena dianggap merebut 'kekasih' Palmer (yaitu Justin, padahal mereka belum resmi berpacaran lho). Polimac mulai merasa aneh, karena Justin sebelumnya tidak pernah mengaku berpacaran dengan siapapun.

Di bulan Desember 2014, Justin memutuskan meninggalkan Polimac untuk lebih intim dengan Palmer (yang belum pernah ia temui kecuali di social media). Namun, hal yang sama terjadi lagi, Palmer tak pernah menemuinya di dunia nyata.

Merasa heran, Justin mulai menemukan kejanggalan saat seorang perempuan bernama Ruth Palmer (yang kemudian nama belakangnya menjadi Graves, nama sang suami) mengkontak Justin via Instagram. Alangkah terkejutnya Justin saat Graves mengaku bahwa 'Leah Palmer' telah mencuri lebih dari 900 foto pribadinya dari akun Instagram pribadi Graves. Leah membuat akun Facebook, Tinder, Instagram dan Twitter menggunakan foto-foto Graves dan bertingkah seolah ia benar-benar seorang Leah Palmer dengan foto-foto tersebut.

Ruth Graves, pemilik foto-foto yang dipakai Leah Palmer di akun social media -- image taken from Buzzfeed.com
Yang lebih aneh dan menyeramkan bagi saya, si Leah Palmer ini pun membuat akun-akun lain dan berinteraksi, seolah-olah nyata. Salah satunya @scarlettpalmer3 yang 'berperan' sebagai ibunya. Coba lihat komentar di postingan ini :

Terlalu nyata untuk sebuah settingan, tapi ... -- image taken from Buzzfeed.com

Graves sudah melapor ke polisi, tetapi polisi juga tidak dapat berbuat apa-apa karena terkait hak cipta dan kontrol penggunaan konten di social media yang .. ya, masih susah dikontrol. Graves menempuh jalan terakhir dengan meminta Instagram untuk menutup akun Leah Palmer. Tetapi beberapa hari kemudian, akun lainnya muncul lagi, masih dengan nama serupa.

Selengkapnya cerita bisa disimak di sini : http://www.buzzfeed.com/patricksmith/the-mystery-of-leah-palmer

Serem ya? Bayangkan jika ada orang yang mengaku sebagai dirimu, menggunakan foto-fotomu dan bertindak seolah memahami kehidupan sehari-harimu. Kalau seandainya, si akun impersonation itu melakukan hal-hal kriminal, nggak kebayang bagaimana hidup seseorang (yang asli) bisa hancur hanya karena ulah stalker seperti ini. Bisa jadi, sang pelaku ingin memiliki kehidupan yang menyenangkan seperti Graves yang asli, bisa jadi ada sesuatu dalam diri sang pelaku yang tidak kesampaian sehingga ia harus 'memalsu' kehidupan nyatanya untuk mendapatkan sesuatu (pacar, seperti sosok Justin, barangkali?)

Selalu ada pro-kontra dalam kasus seperti ini, ada yang bilang ini kesalahan Graves yang terlalu mengumbar kesehariannya di social media, tetapi ada juga yang menganggap si 'Leah Palmer' ini memang 'sakit'? Hmm, kalau menurut kamu bagaimana?



You Might Also Like

79 comment

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia
Diskon 15% Zalora Indonesia