Friday, June 19, 2015

5 Tips Menabung Tanpa Terbebani

5 Tips Menabung Tanpa Terbebani
5 Tips Menabung Tanpa Terbebani
Siapa di sini yang merasa menabung itu susah banget? Menabungnya susah, memboroskan uangnya cepat sekali. Klasik, tapi benar adanya. Saya sudah pernah berbagi tips mengatur keuangan pribadi di awal gajian. Tetapi, saya sendiri sebagai penulisnya, merasa part mengisi tabungan itu adalah hal yang susah. Sekalipun sudah membagi pemasukan ke dalam pos-pos tertentu, godaan untuk ke ATM dan menarik sejumlah uang secara bar-bar atau klak-klik-klak-klik cart di e-commerce itu sungguh jahat adanya, Jenderal!


Buat kita yang punya penghasilan sampingan selain bekerja di suatu company, uang-uang yang masuk seperti ini rawan cuma mampir saja. Mungkin karena nominalnya yang tidak langsung terlihat besar seperti saat menerima gaji dan agak susah tracking historynya kemana uang-uang tersebut pergi. Tapi ternyata bisa lho menabung tanpa rasa beban. Ini yang saya lakukan:


Membuat pos-pos keuangan


Ini adalah langkah awal banget yang harus dilakukan. Bagi pos-posnya berdasarkan mana yang wajib, mana yang diingini dan mana yang diperlukan. Detil pembagian pos-pos keuangan ini saya urutkan berdasarkan skala prioritas, dari yang paling penting, paling dibutuhkan dan yang terakhir adalah yang diinginkan.


Memisahkan rekening tabungan dan rekening pengeluaran harian


Buatlah 2 rekening yang berbeda untuk rekening tabungan dan rekening pengeluaran harian. Setelah membagi pemasukan berdasarkan pos posnya, langsung masukkan rekening tabungan. Jangan diutak atik rekening ini. Kalau perlu ATM rekening ini jangan dibawa bawa biar nggak tergoda buat gesek kalau pas belanja. Penting banget nih ditanamkan dipikiran bahwa seakan akan pos tabungan ini nggak ada, supaya nggak kepikiran dan tergoda. Bingung milih rekening tabungan, coba intip-intip ke sini deh.


Jangan remehkan uang receh


Koin receh seringkali digeletakkan sembarangan karena dianggap nominalnya kecil. Tapi si kecil ini ternyata bisa jadi besar lho kalau telaten dikumpulkan. Nggak perlu sampai pelit banget kalau ada teman ngutang Rp. 500 aja ditagih sih :p Kalau pas menemukan di sela-sela tas atau kantong celana, masukkan ke dalam celengan di rumah. Taruh celengannya di tempat yang gampang kelihatan. Nggak terasa, tahu-tahu pecah celengan di akhir tahun bisa dibuat beli bedak sama lipstik :D


Arisan


Saya baru ikut arisan sekali, bareng tim saya di kantor. Awalnya sih kami berarisan supaya bisa ketemu full tim di suatu waktu yang ditentukan. Tetapi akhirnya baru terasa saat kocokan dimulai, dadu bergulir dan uang dibagi. Wah, ternyata lumayan juga hasilnya, nggak terasa nabungnya. Paling terasanya cuma kalau telat bayar, bendaharanya ngamuk :))


Simpan uang “kejutan” di tabungan


Terkadang kita menemukan uang-uang kejutan yang hilang disaat dibutuhkan, tapi muncul di saat yang tak terduga. Misalnya Rp. 10 ribuan di kantong dalam tas, bahkan Rp. 50 ribuan di sela-sela buku tabungan lama. Langsung masukkan ke rekening tabungan aja. Dengan cara ini, kita nggak akan merasa pernah punya uang tersebut.

Ada orang yang bilang, "Ngapain sih nabung-nabung. Masih muda, dibuat senang-senang aja." Kalau saya prinsipnya beda, Senang-senang sih memang harus biar nggak stress. Tapi akan lebih stress lagi kalau suatu saat kita 'jatuh' nggak punya simpanan materi. Meskipun nabung, kita masih bisa kok jalan-jalan, nonton, beli alat musik, makan enak. Tergantung cara bagaimana mengelola keuangan kita. 

Secara pribadi saya mengamini banget pendapat "Buy experience, not thing". Saya lebih senang membeli 'pengalaman' meskipun itu cuma menghabiskan waktu di hari Minggu dengan jalan-jalan ke pasar bunga, soalnya tabungan saya nantinya mau saya pecah di masa pensiun untuk keliling Indonesia bagian timur naik road van dan berlabuh di pinggir pantai senja hari sambil main gitar :D One of my craziest dream banget nih! 

Kalau ini cara menabung saya supaya nggak terasa beban, tau-tau sudah bisa ngumpulin biaya untuk keliling Indonesia aja deh. Kamu punya tips menabung lainnya? 

"Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Share Tips Menabungmu bersama Blog Emak Gaoel dan Cermati"


8 comments:

  1. sbg pecinta traveling, aku hrs nabung utk traveling ke tempat2 brkutnya :D... awalnya susah bgt, srg tergoda.... tp krn niat utk traveling lbh gede, lama2 nabung jd biasa... pokoknya prinsipku, bagian gaji utk traveling itu porsinya 60% ;).. sisanya baru utk keperluan sehari2 ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah hebat tuh 60% hihihi .. Travellingnya ke luar negeri kah?

      Delete
  2. menabung justru beban jadi ringan sebenernya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak Lid, awalnya beban tapi justru meringankan kalau butuh sesuatu yang mendesak

      Delete
  3. Tahukah kamu, kumpulan uang receh bisa digunakan buat beli bensin saat akhir bulan.wkwkwk *curhiiits*

    ReplyDelete
  4. Kalau lagi tongpes selalu niat ntar kalau dpt duit harus diamankan dulu segini2. Giliran dpt duit beneran amblas. Ya Tuhan, ampuni diriku.

    ReplyDelete
  5. alhamdulillah bermanfaat sekali <a href="http://google.com>artikelnya</a>

    ReplyDelete
  6. Iya bener juga ya. Buy an experience not a thing.

    Artinya ga perlu mahal, pengalaman bisa didapat dari kegiatan bermanfaat apa saja.

    Dapet ilmu baru *excited*

    ReplyDelete

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)