Tips Belajar Motor Pertama Kali, Jaminan Pasti Mahir!

1:37:00 PM



Aku mau belajar motor, gimana caranya?

Saya belajar naik motor kelas 3 SMP, waktu itu motornya adalah motor bebek punya Papa. Kemudian … nggak pernah belajar lagi. Ketika kuliah semester 1, saya diajarin naik motor oleh teman kuliah saya. Kemudian, bisa ! Waktu itu belajarnya pakai motor matic (yang dengan semena-mena saya kasih kenang-kenangan berupa segurat garis halus akibat menabrak palang pintu kampus hahaha …)

Waktu SMP dulu, belum ada motor matic. Mau nggak mau pilihannya ya motor dengan gigi. Sejujurnya nih, buat saya, belajar motor yang pengoperasiannya pakai gigi itu bikin bingung. Belum juga bisa menyeimbangkan badan, eh sudah disuruh mikir ganti gigi. Begini ini bakal berujung panik. Karena sekarang udah ada motor matic, memang termudah belajar motor ya pakai motor matic. Cuma, jangan lupa juga belajar motor dengan gigi, karena itu penting juga sih kalau-kalau lagi di suatu case cuma ada motor gigi untuk dikendarai.

Baca juga:
Tips Melawan Trauma Berkendara Motor  
Prosedur dan Tata Cara  Memperpanjang SIM C [Malang]

Sekarang sudah bisa was-wus naik motor. Saya mau berbagi nih, supaya belajar motor bisa sukses, ini tipsnya:
  • Niat
Pastilah harus ada niat sendiri. Apalah arti Mario Teguh bisikin di telingamu, jika tidak ada niat dari hati *uhuk. Niat awal memang sih sederhana: pengen bisa pergi ke mana-mana tanpa perlu merepotkan orang lain dan demi kepraktisan dan efisiensi semata. Mengingat harga angkot di Malang semakin tidak manusiawi.
  • Nekat dan Berani
Belajar naik motor, ya pasti jatuh. Saya udah 3 kali jatuh terjengkang di jalanan. Tapi jangan kapok yaaa … ;) Abis jatuh biasanya justru jadi lebih pintar dan mawas diri. Kalau di awal ngerasa takut, wajar kok. Bayangkan aja rasanya kalau udah lancar motoran sendiri, wuih, bisa bebas mau kabur ke mana aja hahaha …
  • Safety
Wajib harus pakai helm, jaket dan celana panjang. Lebih baik lagi pakai sepatu tertutup kalau-kalau jatuh kaki nggak ikut terluka parah. Nah, ini kadang sering dilupakan. Nggak Cuma yang belajar motor lho yang musti safe, yang ngajarin juga harus pakai perlengkapan ‘perang’ lengkap.
  • Apa yang pertama kali dipelajari?
Menyeimbangkan motor dan badan, belajar mengerem yang halus, mengendalikan gas, belajar haluan. Ini dulu wajib bisa sebelum melaju di jalanan yang ramai.
  • Punya motor sendiri
Kalau punya rejeki dan mampu, punya motor sendiri akan membuat kita merasa lebih secure untuk belajar motor. Saya dan teman saya sudah membuktikannya, karena kalau pakai motor orang lain kita akan cenderung double was-wasnya: takut jatuh, takut ditabrak dan takut terjadi apa-apa dengan motor pinjaman.

Motor matic pun sekarang harganya terjangkau dan punya fitur-fitur yang canggih dan nyaman. Misalnya Yamaha Mio Z. Yamaha Mio Z ini dilengkapi fitur-fitur yang cocok banget buat kamu pengendara motor pemula lho, soalnya:

Dilengkapi teknologi Blue Core

Motor yang dilengkapi teknologi ini sudah pasti lebih bertenaga, minim gesekan dan kabar gembiranya adalah … hemat BBM sampai 50%! Horeee~ bisa beli lipstick baru hahaha …

Multi Function Key

Sistem 3 in 1 multi function key-nya Yamaha Mio Z akan mempermudah pengendaranya untuk menyalakan motor, membuka bagasi dan mengunci stang motor. Tinggal klak-klik dari satu kunci. Nggak ada lagi deh drama kunci ketinggalan di dalam bagasi karena lupa abis buka bagasi *siapa yang pernah? Ngacuuung~*

Ban Lebar

yamaha mio z
Ukuran ban depan 80/80-14M/C (43P) dan ban belakang 100/70-14M/C (51P). Tau nggak kalau ban lebar itu akan membuat lebih stabil saat motor dikendarai. Apalagi kalau berboncengan. Biasanya kalau belajar motor ‘kan membonceng yang ngajarin tuh, nah dengan fitur ini kamu nggak perlu was-was bakal jatuh.

Bagasi Luas dan Lega

Nah, ini penting juga lho karena bagasi yang luas akan mempermudah kita menyimpan barang-barang yang diperlukan. misalnya jas hujan dan sandal jepit. Selain itu, bisa menampung juga tas make up, jaket, masker bahkan baju ganti. Boleh motoran, tapi penampilan juga harus secantik burung merak yang congkak dong :))

Eco Indicator

yamaha mio z

Nah dengan eco indikator yang disematkan di speedometer akan menyala pada rentang kecepatan tertentu (20 sampai 60 km/jam) yang dianggap sebagai rentang kecepatan paling stabil. So, selain efisien dan performa lebih baik, motor akan terpantau konsumsi bahan bakarnya. Sebetulnya sih, dengan indikator ini, pengendara akan lebih aman karena sebetulnya rentang 20 sampai 60 km/jam adalah rentangan kecepatan aman berkendara di jalan. Penting banget nih buat pemula!


Eh, jangan lupa, kalau ke pas lagi ke dealer Yamaha cari-cari motor pilihan, foto dulu doooong dengan standee banner Rossi dan Lorenzo. Foto yang paling keren ya, karena kamu berkesempatan mendapatkan total 10 paket eksklusif nonton MotoGP di corporate suite paddock. Kompetisi foto ini akan dimulai pada 30 April – 31 Juli 2016. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi di www.yamaha-motor.co.id dan www.zagoansuper.com

Nah, kalau sudah memilih motor jagoan kamu, kamu bisa mulai belajar motor deh. Yang terpenting adalah berkendara dengan aman dan nyaman ya. Lengkapi dahulu semua surat-surat yang diperlukan dan jangan gegabah di jalan. Kalau ini pengalaman saya, pengalaman belajar motor pertama kali kamu seperti apa sih?

You Might Also Like

18 comment

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia
Diskon 15% Zalora Indonesia