Saturday, September 10, 2016

Journal #1: Kamera, Angkat Gitar Lagi dan Berbagi Tentang Social Media (Lagi)



Ola!

Akhir-akhir ini saya jadi merasa kehilangan energi buat menulis di blog ini. Mungkin saya jenuh, mungkin rutinitas sehari-hari saya juga menulis di beberapa proyek, termasuk pekerjaan utama juga menulis. Jadi saya mendapati bahwa saya sekarang menulisnya karena 'pesanan' atau 'kewajiban', bukan bagian dari makanan jiwa saya. Trus lama-lama wajah saya kaya mousepad :|

Setelah melamun agak lama sambil makan pizza, minum kopi Robusta dan mendengarkan alunan merdu suara Teza Sumendra, akhirnya saya menyalakan PC dan memutuskan menulis postingan ini. A kind of blog post based on my daily basis :) Saya sudah lama nggak menulis postingan yang 'bercerita' secara aktual apa yang saya alami, saya rasakan dan saya kerjakan di kehidupan sehari-hari saya. Padahal dulu waktu masih aktif menulis di Tumblr, saya suka lho menulis hal-hal seperti ini.

So, ini quick update jurnal saya selama beberapa minggu terakhir:

BELAJAR JADI KULI KAMERA





Almarhum Papa saya itu doyan fotografi. Di rumah ada kamera analog plus lensa tele sejak saya kecil. Tapi saya nggak minat menyentuh kamera. Baru ketika saya jadi blogger dan kerja di media, rasanya tuntutan bisa mengabadikan momen itu jadi salah satu jobdesc deh. Akhirnya saya belajar foto-foto sendiri, otodidak, pakai kamera kantor. Nah, Puji Tuhan, ada rejeki dan bisa menimang kamera sendiri. Saya jadi bisa belajar lebih intens lagi. Syukurlah, saya punya lahan belajar yang mau memberi saya materi buat belajar dan tempat yang bisa dimanfaatkan. Kalau masalah teknis, masih jauh lah. Harus banyak belajar ... dan bukannya belajar itu nggak akan pernah selesai selama kita masih hidup di dunia ya? :D


JADI TUKANG SYUTING DADAKAN

Masih berhubungan sama di atas. Di kantor saya, beberapa orang lagi getol-getolnya berkarya. Saya seneng banget deh kalau ada yang kayak begini. Jadi kita bisa saling bertukar ide dan saling belajar. Nah, teman-teman ini sedang semangat belajar videografi. Beberapa kali kita suka bikin shooting-shooting random gitu. Nah, salah satu hasil jalan-jalan random saya suatu sore sama Guntur, berbuah sebuah video random pula. Sejak hari itu, kalau ada orang lagi shooting, saya secara sukarela mau disuruh-suruh buat bantuin pegang kamera :))

Ngeditnya pakai apa? Pakai Filmora dong, tinggal kedip langsung jadi. Saya belum belajar yang pro. Masih mengasah feel karena basicnya saya orangnya audio, bukan visual. Jadi bersentuhan dengan hal-hal visual itu PR cukup besar buat saya :D

Oh iya, ini video yang saya ceritakan di atas. Video random yang diambil di sekitaran Kayutangan di malam hari dari atas jembatan penyebrangan yang kuat sekali ... aroma pesingnya hehehe ...




RADIOSTAGE WITH YUKA 'IDOL' TAMADA




Jadi, tanggal 28 September 2016 kemarin, saya diminta mengisi acara Radiostage Radio Kencana. Kebetulan yang jadi guest starnya adalah Yuka 'Idol' Tamada. Di acara itu, saya dapat jatah menyanyikan 4 lagu. Sudah lama nggak angkat gitar dan mic sih ya, jadi ya lumayan grogi. Mana saya dengan PD-nya membawakan lagu yang ... saya sendiri gak hapal liriknya hahaha ... Untungnya semua berjalan mulus. Mbak Yuka juga orangnya sangat menyenangkan, ramah dan dia benar-benar entertainer sejati. Disuruh nyanyi apa saja siap dan mau. Keren! Thankyou Radio Kencana for having me yaa ... Boleh deh lagu saya yang Citrus direquest di twitter @radiokencana di jam-jam request ^^ *promosi rek*

SOCIAL MEDIA SHARING @ STIE MALANG KUCECWARA


Sebetulnya ini bukan kali pertama saya ngomong di depan umum tentang social media. Sebelumnya pernah ngobrol di Akber, di Kelas Cerdas dan kelas Miss Internet Bali. Tapi, yang kemarin adalah kali pertama saya ngomong di depan umum tentang social media setelah saya nggak menjabat apapun di bidang social media :)) Tahun kemarin saya diundang oleh STIEMCE untuk sharing bersama 500 mahasiswa baru soal social media ethics. Tahun ini, saya diundang lagi dan anak-anak muda ini makin seru :D

Waktu membuat presentasi dan melihat kembali ke file presentasi tahun sebelumnya, saya sampai amazing sendiri. Betapa dunia social media bergerak begitu cepat ya dan betapa kehidupan kita juga berjalan dan berubah begitu cepat. Dulunya belum banyak yang pakai Snapchat, tahun ini Snapchat bahkan 'sukses' melahirkan seorang Awkarin hahahaha ...

By the way, meski nggak lagi bergumul intens di social media, from deepest of my heart, saya masih suka dan masih pengen penelitian tentang perilaku user social media. Aku jadi kangen masa-masa penelitian dan ditolak-tolak sama informan itu ... :')

Well, inilah yang terjadi pada hidup saya sepanjang Agustus hingga awal September. Bulan September ini saya ada satu kegiatan sharing lagi, dengan tema yang nggak pernah saya bahas sebelumnya. Nervous, but I can't hardly wait! Nanti akan saya share di sini. See you on another journal ;)

3 comments:

  1. Tetap semangat berbagi, Mba Winda. Dunia medsos memang bergerak cepat. Sekarang blogger sudah diperhitungkan ya pdhl dulu sempat tenggelam karena ada fb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih supportnya Mbak, keep writing and sharing ya ;)

      Delete

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)