Sudah Tahu Tentang Tech-Neck, Penyakitnya Para Kuli Keyboard?

4:05:00 PM


Masih ingat nggak, beberapa waktu yang lalu saya sempat sakit yang cukup menyebalkan, karena berhubungan dengan gak boleh lama-lama menghadap komputer dan smartphone? Itu akibat terlalu lama bersinggungan dengan layar monitor sehingga radiasinya membuat kepala sakit. Nah, baru-baru ini saya merasa pundak saya tegang banget kayak mau ketemu ibu mertua.

Usut punya usut, memang penyakit yang berhubungan sama pemakaian komputer atau smartphone itu ada lho. Biasanya sih yang begini menyerang para penulis, editor atau pekerja-pekerja yang ngabisin waktu lama dengan mengetik, baik itu ngetik di PC/laptop atau ngetik smartphone.

Beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah jurnal medis yang menyebutkan nama penyakit ‘kekinian’ yaitu Tech-Neck. Jadi, tech-neck adalah sakit sekitar punggung, pundak dan leher yang diakibatkan terlalu banyak menunduk saat menggunakan smartphone. Kan .. kan … Itu penyakit orang zaman sekarang banget ya. Coba diingat-ingat deh, kita sering nunduk banget kalau lagi asyik pakai smartphone. Apalagi kalo pas terhanyut dalam lautan caption si Minceu Lambeturah :)) Itu kepala dan konsentrasi kayak pakai kacamata kuda, gak bisa dicolek dikit aja.



Nah, kebiasaan kayak yang saya sebutkan di atas itu, bikin kepala kita jadi ‘seolah’ menahan beban berat sampai 30 kg. Padahal kalau dalam posisi mendongak normal, pundak kita didesain sama Tuhan untuk menahan beban setara 5 kg aja! Kebayang ya beratnya tugas si kepala dan pundak, belum lagi harus nahan beratnya beban hidup. Eh, gak ding, maksudnya harus nahan beban berat, misalnya bawa tas selempang di satu bahu.

Disarankan buat kita-kita yang memang sehari-harinya bersinggungan dengan kegiatan mengetik-ketik ini supaya sering-sering stretching. Minimal tiap 15-20 menit sekali, peregangan leher dengan menoleh ke kanan dan kiri masing-masing 5 detik. Diulangi 10 kali.

Selain peregangan, bisa juga dengan pijat leher sendiri, kayak yang di video ini:


Tech-neck jangan disepelekan. Dari web-web kesehatan yang kubaca sih, tech-neck ini bisa berkembang menjadi kesemutan bahkan kelumpuhan. Duh :(

Selain stretching dan pijat, beban di pundak juga harus diperingan dengan pakai tas punggung aja instead of using sling back ya …Cari tas yang tali bahunya lebar, macam tas punggung Kipling terbaik lah pokoknya. Ini tas masa SD banget ya, Kipling hahaha …

Sebetulnya gak cuma orang dewasa aja, anak-anak juga rentan sih sama tech-neck ini. Apalagi anak-anak zaman sekarang kalau bawa tas sekolah isinya berat banget, kalau gak salah dulu ada penelitian yang menyebutkan beban berat tas anak sekolah itu bisa sampai puluhan kilo. Lah, kalau tasnya gak support, kasihan pundaknya. Zaman SD dulu, orang tua saya benar-benar khawatir punggung saya melengkung karena beban tasnya lebih daripada berat badan saya sendiri :| Makanya zaman SD saya gak punya tas slingback. Semacam tas punggung Kipling terbaik deh karena beban di punggung terbagi rata melalui talinya yang lebar dan empuk, kayak tas yang dijual di MAPEMALL ini.

Gemas yaa, warnanya suka banget | Image taken from mapemall.com
Zaman sekarang malah ketambahan bebannya gara-gara anak-anak doyanan main gadget. Makin-makin aja ya…

Yang penting jangan lupa, kalau udah mulai capek, langsung istirahat. Jangan diforsir, supaya tetap bisa bekerja produktif. Semoga sehat-sehat selalu yaaa~~

You Might Also Like

20 comment

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia
Diskon 15% Zalora Indonesia