Cerita Tentang Mati Lampu dan Kenangan Masa Kecil

1:37:00 PM

Kadang suka bingung ya kalau orang bilang, "Wah, mati lampu!" padahal yang mati gak cuma lampunya, melainkan listriknya. Hehehe .. Kali ini saya mau cerita soal pemadaman listrik yang entah kenapa cukup sering terjadi di rumah dan di kantorku.

Di rumah saya bulan lalu cukup sering kejadian mati lampu yang mana kejadiannya selalu jam 20.00 ke atas. Bahkan jam 01.00 pagi juga pernah. Kesalnya mati lampu jam 20.00-an itu adalah ... kerjaan freelance-an yang sedianya dikerjakan sepulang kerja, jadi terhambat. Kalau kesalnya mati lampu jam 01.00 pagi .. lagi enak-enaknya ngorok, rasanya kayak kaget tiba-tiba disergap kegelapan. Maklum, saya biasa tidur pakai lampu menyala, entah itu terang ataupun temaram. Meskipun dalam kondisi tidur nyenyak, entah mengapa ya sistem tubuh kayaknya notice ada yang berubah dengan lingkungan sekitar (misalnya yang awalnya terang kemudian langsung gelap gulita). Akhirnya terbangun deh dengan kaget luar biasa, langsung meraba-raba nyari lampu senter atau nyalain senternya HP.

Nah, itu dari segi 'kekagetan'nya. Dari sisi lain, mati lampu dadakan ini sering berakibat:

  • Handphone, powerbank, portable Wifi dan laptop dalam kondisi baterai belum terisi penuh, bahkan tewas
  • Alat-alat elektronik rumah tangga jadi mudah rusak gara-gara 'kaget' aliran listriknya diputus seketika.
Di kantor saya bahkan sudah 2 kali mengalami genset yang terbakar. Biasa, karena kantor media online, harapannya memang pada genset supaya tetap bisa update berita meski mati lampu. Eh, karena gensetnya pun harus kerja keras, kayaknya gak kuat deh dia harus menahan beban. Suka tiba-tiba 'clap, clap!' mau ngangkat daya, tapi gak kuat. Yaaah, bisa ditebak, berapa PC yang udah jadi korban x))

Karena hal-hal di atas, mati lampu jadi nyebelin banget ya? Padahal dulu pas saya kecil, happy banget kalau mati lampu. Suka main gelap-gelapan sama Mama saya. Jadi dulu kalau mati lampu suka main pakai lampu senter, yang disorot ke tembok. Jadi dengan cahaya dari lampu senter itu kami suka main shadow puppet. Mbok yaaa, anak kecil diajak mainan sederhana kayak gitu aja girangnya minta ampun. 

lampu senter, jual lampu senter, lampu LED, lampu LED murah, alat elektronik, jual alat elektronik, radio, radio portable, jual gitar, gitar murah, gitar akustik, PLN, komplain PLN, shadow puppet, hand shadow puppet drama
Mainan hand shadow puppet drama | Image taken from everydaykiss.com

Kegiatan lain kalau pas mati lampu, sukanya tidur-tiduran aja di kamar orang tua sambil ndusel-ndusel dan dengerin radio dari radio portable yang pakai batere itu lho. Ya karena nggak bisa melakukan apa-apa. Itung-itung quality time.

Pas udah gedean, 'kan biasanya mulai bosenan gitu ya cuma tidur-tiduran aja. Kebetulan mulai bisa main gitar, jadilah menghabiskan waktu dengan saya main gitar dan Mama main harmonika. FYI, Mama saya pinter main harmonika lhooo. Yah, lumayanlah membunuh waktu sambil menanti lampu nyala. Untungnya gitar sama harmonika itu gak perlu dicolokin ke listrik juga bisa dimainkan ya? :))

Kalau inget mati lampu zaman masih kecil sama sekarang, rasanya beda 180 derajat. Dulu itu mati lampu = kebahagiaan kecil. Sekarang? Mati lampu = penuh omelan dan gerundelan. Abisnya, semakin dewasa 'kan semakin banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan dan diburu waktu. Kadang kalau dipikir-pikir, kalau mati lampu ya sudahlah. Itu cara supaya kita berhenti sejenak dari kesibukan. Ada deadline? Ya melipir ke tempat lain saja yang listriknya nyala. Gak ada deadline? Nyalain lilin aroma terapi, merem sejenak menikmati keheningan yang jarang-jarang terjadi.

Btw, kalau mati lampu di rumahmu, apa sih yang kamu lakukan? Atau punya kenangan khusus terkait mati lampu kayak cerita saya?

You Might Also Like

17 comment

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia
Diskon 15% Zalora Indonesia