Resolved

9:36:00 PM

Resolusi. Re-solusi. Bertahun-tahun aku dengar, aku menulis dan dari sekian resolusi tahun baru, biasanya hanya 1-2 hal yang tuntas kulakukan sampai akhir tahun. Sisanya, jangan ditanya. Bubar, babar blas. Beberapa sisanya malah terwujud sekian tahun setelah resolusi itu pertama kali ditulis.
Sejak 3-4 tahun yang lalu, aku berhenti menulis resolusi tahun baru. Menggantinya dengan resolusi-hari-baru alias tiap aku ingin berbuat sesuatu atau mencapai sesuatu, aku akan memasukkannya ke dalam list, gak perlu menunggu tahun baru lebih dulu.
resolusi, resolusi tahun baru,
Image taken from pixabay.com
“Have you ever made a New Year’s resolution that you kept?”
Pertanyaan ini bikin aku ingat, pernah aku menulis satu resolusi di tahun 2013, yaitu “Berdamai dengan diri sendiri.” Sepanjang 2013 ternyata justru aku terlibat dalam ‘drama’ yang membuat aku benci sama diriku sendiri :D
Aku justru berhasil menyelesaikan pergumulan batinku terkait hal di atas, di tahun 2015 akhir, menuju ke tahun 2016. Setelah banyak hal yang kualami medio 2013-2016 aku belajar bahwa berdamai dengan diri sendiri itu termasuk penerimaan, pelajaran soal kewajiban memaafkan tapi memberi keputusan untuk memberi kesempatan kedua, atau tidak sama sekali, tanpa perasaan mengganjal di hati.
Kalau soal yang ini, sepertinya tak perlu resolusi tiap tahun, tapi tiap hari, sepanjang masih hidup di bumi.

You Might Also Like

8 comment

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia
Diskon 15% Zalora Indonesia