My Skin Story: Cerita Tentang Skincare Murah Meriah Yang Bikin Kulit Sehat

5:17:00 PM

Waktu zaman kuliah awal-awal, sekitar tahun 2009-an, seingat saya lagi ngeboom perawatan-perawatan kulit pakai krim dokter. Katanya sih krim dokter, tapi ternyata dokternya nggak ada alias fiktif.

Parahnya, banyak banget cewek-cewek yang mau-maunya aja nemplokin krim-krim abal-abal ini ke wajahnya. Padahal nggak jelas siapa dokternya, siapa pabrik pembuatnya dan bahannya apa. Yang jelas dalam kasus ini cuma satu, wajahnya sudah pasti rusak deh. Pernah tahu 'kan cewek-cewek yang kulitnya mengkilap macam porselen, tapi tipis banget sampai kelihatan urat-uratnya. Itu karena krim-krim abal-abalnya mengikis kulit sampai lapisan paling bawah. Hyaaaah, ngeri lah ya, itu kulit ditipisin, ya kali lemak ditipisin gak papa :')

Nah, suatu hari ada teman saya tetiba nyeletuk, "Win, kamu pakai krim dokter apa?" Lha, saya tuh zaman SMA-kuliah nggak pernah pakai krim-kriman. Cuci muka aja jarang, lha wong sehari-hari kucel kumal kayak cempal dapur teronggok penuh jelaga tak berdaya di balik panci-panci dapur hahaha ..

Nah, pas kelar kuliah, saya ada 1 bulanan nganggur di rumah. Kegiatan saya cuma blogwalking dan terjebak dalam tulisan-tulisan soal masker dan skincare yang murah meriah tapi manjur. Karena anaknya nganggur, iseng lah saya coba-coba itu semua resep masker dan coba-coba beli skincare, ya kali ada yang cocok. Eh, ternyata memang beneran lho beberapa di antaranya manjur-jur-jur. Saya tulis di sini ya, siapa tahu di kamu juga cocok.

Cuci muka pakai air seduhan green tea

green tea
Image taken from thetruthaboutcancer.com

Tiap pagi saya minum green tea. Tapi green tea yang beneran daun ya, bukan matcha-matcha yang rasanya nyusu itu. Jadi, setelah diminum, daunnya saya peras lalu air sisanya saya pakai cuci muka. Diemin aja 5 menitan, kemudian bilas pakai air biasa. Ternyata manjur beneran karena sejak rajin cuci muka pakai air seduhan green tea ini, saya jadi jarang jerawatan. Eh kalau mau praktekin yang ini, jangan pakai air seduhan green tea yang sudah dikasih gula ya, nanti lengket dongggg ...

Scrubbing pakai kopi bubuk

coffee, coffee ground
Image taken from yourhouseandgarden.com

Jadi, di rumah saya itu adanya kopi bubuk semata-mata adalah buat ... gosok-gosok badan sama wajah alias scrubbing. Abisnya murah meriah terus baunya enak pula. Yaaa, siapa sih yang gak doyan sama aroma kafein walaupun nggak mengkonsumsinya. Nah, gosok-gosok badan sama wajah pakai kopi ini sudah saya lakoni sejak 3 tahun belakangan ini. Tinggal tambah minyak zaitun dikit kemudian gosok-gosok sampai dakinya hilang di lipatan-lipatan tubuh. Kalau buat wajah, gosoknya jangan kekencengan ya, kasihan kulitnya.

Kalau scrubbing seperti ini, efek aromanya bisa bikin hati tenang. Jadi makin lama mandinya :))) Yang penting, jangan kebablasan ya. Mentang-mentang harganya murah dan aromanya enak, terus scrubbing tiap hari. 2-3 kali seminggu aja cukup.

Maskeran pakai bedak dingin

bedak dingin
Image taken by Winda Carmelita
Keluarga saya dari pihak Papa banyak yang di Banjarmasin. Dulu pernah kirim bedak dingin yang berbutir-butir, terbuat dari beras, banyaaaaaaaaak banget. Saking banyaknya sampai dibagi-bagiin ke teman dan saya sendiri sampai lelah pakainya karena kok gak habis-habis sih. Untungnya sih bedak dingin ini nggak akan rusak asal nyimpennya tetap dalam keadaan kering.

Btw, masker bedak dingin ini memang efektif lho buat ngeringin jerawat. Apalagi yang baru numbuh gitu. Langsung timpa aja pakai bedak dingin 1-2 hari. Jerawatnya bisa kering. Tapi ya gitu, terkadang habis pakai masker ini kulit wajah saya rasanya gersang jadi harus buru-buru pakai moisturizer.

Nah, kalau dulu saya pakai skincare cukup dengan 3 cara di atas plus moisturizer dan sunscreen. Itu dulu ya, Ibu-ibu, waktu masih muda belia. Sekarang semakin tambah umur, bolehlah nambah sama krim malam dan beauty water. Tapi tetap kok, nggak beli ya mahal-mahal karena setahu saya kalau skincare itu 'kan yang penting kontinyuitasnya. Lha kalau beli skincare mahal, terus pas habis pas lagi kere hore, 'kan pasti berhenti tuh. Kasihan kulitnya Bu harus gonta-ganti skincare terus.

Intinya nggak peduli seberapa mahal atau murah skincaremu, yang penting adalah:

  • Konsisten rajin bersihin wajah sehabis berkegiatan. Jangan cuma dilap aja apalagi pakai tissue basah doang. Beneran bersihkan pakai micellar water (minimal) lalu cuci muka pakai face wash.
  • Jangan beli skincare (dan apapun produk kecantikan) abal-abal. Belilah di drugstore atau toko kosmetik yang terpercaya. Do research first. Wajahnya cuma satu, jangan dipertaruhkan dengan beli skincare yang nggak jelas. Kalau ada masalah, wajahnya nggak bisa ditukar unless you have poker face sih #lho #eh.
  • Sesuaikan sama isi kantongmu. Masih berhubungan dengan poin nomor dua sih, pokoknya jangan lah mempertaruhkan wajah yang cuma satu dengan sok-sokan pengen beli produk kelas wahid, tapi KW-annya. Lhaaaa, buat apaaaah ...
Jadi begitu ceritanya, Ibu-ibu. Kalau biasanya kamu maskeran alami pakai bahan apa sih?



You Might Also Like

6 comment

  1. cuci muka pake green tea itu kok kedengerannya.... mahal ya... (kemudian sedih)

    btw iya aku pake bedak dingin juga lho merek S yang hits jaman dulu itu. Enak deh pokoknya, tapi udah lama ngga maskeran lagi karena produknya udah susah dicari...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli aja yang merk B, Mbak. Itu dari Kalimantan. Meskipun nggak sengehits yang S, tapi sama-sama oke lho

      Delete
  2. jadi pengen nyoba maskeran pakai bubuk kopi pas banget stok kopi dan minyak zaitun ada nih

    ReplyDelete
  3. Wkwk bener mah Wind, asalkan murah namun kita rutin bakal keliatan kok hasilnya (^^)/~ Ngebayangin pake skincare harga sejutaan, pas lagi bokek kemudian tinggal merenung di pojokan kamar. Syedihhhhhhhh


    tulisandarihatikecilku.blogspot.com

    ReplyDelete
  4. tipsnya okee bangeeet...akubelum pernah nyobain cuci muka dengan green tea sih..

    ReplyDelete
  5. Penasarna ama bedak dingin yang asli kalimantan. Coba tetanggaan, pasti bisa nyoba. Hahaha XD

    ReplyDelete

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia
Diskon 15% Zalora Indonesia