After Lunch Music: Menggali Bongkahan Berlian Carpenters Di Luar Tambang 'The Best Of'

9:17:00 AM


Perkenalan saya dengan Carpenters, terjadi bahkan sebelum saya bisa memahami musik itu sendiri. Siapa lagi kalau bukan Mama saya yang memberi banyak influence musik, yang puluhan tahun setelahnya bisa saya labeli sebagai 'musik yang berkelas'. Semua ini dimulai dari 25++ tahun yang lalu, beliau memutarkan kaset dari tape untuk anaknya yang rewel tidak mau tidur siang. Hampir tiap siang saya mendengarkan lagu itu. Jadi nggak heran saat saya SD dititipkan di rumah nenek dan mendengarkan lagu "Yesterday Once More" dari radio siang-siang, saya nangis-nangis minta pulang karena kangen Mama huhuhuhu ...

Kaset-kaset Carpenters di rumah ada sekitar 4-5 buah. Tetapi sangat sulit menemukan kaset album mereka, bahkan album "Close To You" (1970) yang membuat nama duo ini melejit. Sebagian besar kaset yang saya temukan di lapak-lapak adalah kaset kompilasi "the best of", sama seperti yang sudah dimiliki oleh Mama saya. Tentu saja memiliki 5 album kompilasi "the best of" sama artinya kemungkinan memiliki song list lagu yang sama satu dengan lainnya, ada pun yang berbeda yah ... beti-beti lah, paling 1-2 lagu saja. Biasanya yang masuk di album "the best of" adalah:

  • Close To You (They Long To Be)
  • Jambalaya
  • Ticket To Ride
  • Yesterday Once More
  • Solitaire
  • We've Only Just Begun
  • Solitaire
  • Superstar
  • Sing
  • Top Of The World
  • When I Fall In Love
... dan kerabatnya yang lain ...


Tentu saja hal ini tidak jadi soal jika kita 'menaikkan' standar pencarian dari kaset ke vinyl, karena sepanjang pencarian saya album Carpenters non kompilasi dalam format vinyl masih banyak dijual. 

Berhubung masih menimbang-nimbang kepemilikan vinyl player, pembelian vinyl-nya sendiri yang kalau kata teman saya, "Kita ini suka hobi mahal, banyak mau, pendapatan terbatas," *wahahaha bgst sobat qismin ini akhirnya berbekal pencarian di Youtube dan Spotify, saya menemukan banyak sekali lagu-lagu Karen dan Richard yang menarik. Lagu-lagu ini tidak masuk dalam listing "The best of" dan tidak over-rated seperti lagu "Close to You" atau "Yesterday Once More", tapi nikmat sekali di telinga.

You (1976 - Album "There's a Kind of Hush")



Seseorang di Soundcloud saya, mengirimkan pesan di sebuah lagu Carpenters yang saya cover. "Coba nyanyikan lagunya The Carpenters-You." Sebelum era Spotify, agak susah menemukan lagu ini karena setiap mengetik "You Carpenters" di Youtube atau pencarian Google, yang keluar adalah "Close to You" atau "A Song For You."

Ternyata, sang pengirim message di Soundcloud yang tidak saya kenal itu, benar. Saya menyukai lagu ini :">



Sometimes (1971 - Album "Carpenters)



Sisi sentimental dan mellow langsung tersentil mendengarkan intro awal permainan piano Richard. Ini adalah lagu yang liriknya ditulis oleh putri Henry Mancini, Felice. Felice menulis puisi ini untuk kedua orang tuanya. Duo Carpenters merasa puisinya sangat honest, mereka menyukainya dan menggubahnya menjadi sebuah lagu.

Mancini dan Carpenters memang nggak pernah gagal menciptakan musik yang bagus.

Love Me For What I Am (1975 - Horizon)



Personally, album Carpenters yang Horizon ini semuanya cocok di telinga saya. Karena hampir 80% lagu di album ini soft dan slow. Tapi saya memilih lagu ini karena sekali lagi, intro yang sentimentil dan lompatan nadanya yang cukup menjadi syarat lagu yang melodinya mengoyak hati.

Now (Unreleased)



Di Record Store Day 2018 bulan lalu, saya sempat ngobrol banyak dengan Om Hari dari @amadeus_vinyl. Salah satunya tentang track unreleased berjudul "Now" ini. Dari yang kubaca-baca, track ini diambil secara one-take recording sebagai lead dan belum sempat direkam lagi.

Entah karena apa, tapi saya merinding mendengar lagu ini, apalagi saat mendalami benar-benar liriknya. Sedih. Lagu ini dinyanyikan April 1982, setelah Karen berpisah dengan suaminya, sebelum ia meninggal setahun kemudian (1983).

"And now all the fears that I had start to fade. I was always afraid love might forget me, love might let me down. Then look who I found. The winds might blow through me but I don't care. There's no harm in thunder if you are there. And now, now, now when I wake, there's someone home. I'll never face the nights alone. You gave me the courage I need to win, to open my heart and to let you in. And I never really knew how, until now."

Menyoal lagu-lagu Carpenters memang tidak pernah akan selesai. Pada akhirnya mendengarkan lagu-lagu Carpenters adalah pilihan klasik yang indah dan meneduhkan. Saya rasa, saya bisa menulis berseri-seri tentang Carpenters, dengan berbagai sudut pandang. So, what's your favourite?

Baca racauan saya yang lain tentang preferensi personal musik saya, di After Lunch Music.

You Might Also Like

2 comment

  1. Aku suka banget lagu2 carpenter suaranya sederhana tapi melodious lagu faveku superstar, rainy day and monday, top of the world, solitude....oh aku demen banget mereka

    ReplyDelete
  2. The Carpenters tu lagu-lagu jaman ku kucil hahahaa kamu mengingatkan aku sama mereka :(

    ReplyDelete

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia
Diskon 15% Zalora Indonesia