#AfterLunchMusic - Menggali Harta Karun: Candra Darusman dan Panbers

4:09:00 PM

Image taken from musiknostalgia.wordpress.com
Di rumah, yang namanya musik itu bisa dibilang mengalun lebih dari 10 jam per hari. Mama saya adalah pelakunya. Beliau punya banyak sekali kaset yang dikumpulkan sejak muda. Tapi sekarang sih sudah banyak berkurang ya, karena hilang lah atau lapuk di makan zaman.

Karena alasan itulah, sejak kecil saya biasa bangun, makan, kerjain PR sampai tidur dengan berbagai iringan musik. Saya jadi punya asupan gizi yang cukup lah untuk anak seusia itu. Tapi genre kesukaan Mama saya itu terbatas pada klasik, country atau rock ballad. Sepersekiannya adalah progresif rock. Sungguh warbiyasa memang variasinya, dari dengerin Henry Mancini beliau langsung melompat dengerin Emerson, Lake and Palmer ...

Sejak ada tape compo baru di rumah, si Mama jadi makin rajin merawat lagi koleksi-koleksi kasetnya. Kisah tentang Mama dan pacar-pacarnya yang setia itu pernah saya ceritakan di sini.

Baca Juga: Tentang Kaset-Kaset di Masa Kecil dan Koleksi Lama Yang Telah Lama Menghilang

Semenjak kenal internet kelas 4-5 SD itu saya jadi suka eksplorasi berbagai genre lagu. Di luar yang saya kenal di rumah, saya menjelajah ke musisi-musisi atau band yang namanya asing bagi saya. Akhirnya saya tahu Symphony-X, Trivium, Weezer hingga band-band lokal zaman saya SMA yang membuat saya akhirnya tergila-gila sampai sekarang, yes, The Adams.

Baca Juga: Kita Semakin Menua, The Adams Tetap Awet Muda

Tapi kita selalu punya akar di mana selera berasal. Semakin dewasa, semakin sering saya mengobrol dengan banyak orang tentang musik. Semakin saya mengerti sendiri dan menjelajahi sendiri. Nyatanya, sekarang saya mengakui musisi-musisi Indonesia era 70-80an itu luar biasa. Mampu menciptakan karya-karya yang matang dengan musikalitas tinggi yang nggak sembarangan.

Dari penjelajahan itu, saya bagikan beberapa karya yang layak banget dikuping.

Candra Darusman

Dua harian ini saya sedang intim dengan album "Indahnya Sepi" karya Candra Darusman. Semua ini gara-gara ngeliat flyernya Synchronize Fest, kemudian kepikiran dan ingin mengatur strategi bagaimana bisa nonton ke sana tanpa mengorbankan banyak hal hahahaha ... Tapi sepertinya saya nggak nonton deh, jadi memuaskan diri saja dengan mendengarkan album "Indahnya Sepi" ini sampai tamat.

Tentu saja lagu "Kau" adalah satu dari banyak masterpiece Candra Darusman. Tapi di album ini saya justru takjub dengan lagu "Ini atau Itu." Alasannya sangat absurd dan mungkin sederhana hahahaha:




20 detik intro awalnya, sangat galaxy-thingy yang lalu disambung dengan musik yang sangat groovy

Sepertinya menonton live Candra Darusman jadi the next bucketlist saya, setelah dengan legowo mencoret konser Emerald formasi lengkap setelah Ricky Jo meninggal :')
Panbers

Tentang Panbers, mungkin bukan termasuk musisi Indonesia yang dulunya jadi perhatian saya. Walaupun banyak orang bilang grup ini adalah The Who-nya Indonesia. Tapi gara-gara kerandoman playlist Youtube, akhirnya di suatu siang di tahun 2015 berlabuhlah lagu ini di telinga saya:



Di masa itu mungkin lagu dengan notasi seperti ini cukup familiar ya. Tapi nuansa yang diciptakan lagu ini lho, sungguh terasa keliarannya walaupun di rekaman Youtube ini soundnya kurang ngeplak di telinga, berasa ada yang hampa. Ya dimaklumi lah ya, di masa itu ... Segini aja sudah keren banget lho!

Eh, tapi pas dibawakan ulang oleh Kelompok Penerbang Roket, rasanya lagu ini jadi lebih utuh mengisi bagian-bagian yang hampa. Bukan lebih bagus KPR sih, tapi menyempurnakan dan menyegarkan aja. Ya, Coki-nya yang menyegarkan hahahahha



Itu dia temuan dari penggalian harta karun siang ini. Mumpung inget, jadi ditulis kilat deh. Sebenarnya masih ada banyak galian harta karun lain, sayangnya kalau ditunda-tunda jadi sering lupa deh.. Hehehe

You Might Also Like

1 comment

  1. Betuuul! kalo ditunda-tunda malah seringnya jadi lupa.
    Kalo aku sukanya music pop, yang slow2 gitu.
    Btw zaman Winda kenal internet itu masih SD yaa, masih muda beliaa, itu waktu aku mau lulus kuliah hahaha *berasa makin tuwir :D

    ReplyDelete

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan