Monday, February 20, 2017

Merasakan Full-Eargasm Berkat SUDIO Vasa BLÅ Bluetooth Earphone

Makan dan musik, ibarat dua hal yang gak bisa terpisahkan dari diri saya. Saya suka makan enak, begitu pula dengan mendengarkan musik yang enak. Sama seperti gak bisa hidup tanpa makan, saya juga gak bisa hidup tanpa mendengarkan musik. Pasti lah setiap hari saya memutar musik, atau paling tidak, gak sengaja diperdengarkan musik oleh orang-orang di sekitar saya. Lha ya gimana, baru bangun tidur, buka pintu kamar, Mama sudah setel kaset kesayangannya. Ini kejadian setiap pagi lho :))

Mustahil buat saya kalau gak mendengarkan musik barang sehari pun. Karena saya pernah 'eksperimen' sok-sokan serius kerja tanpa mendengarkan musik. Bukannya makin cepat bekerja, kok ya malah makin lama ngetiknya karena terdistraksi suara-suara lain. Jadi pakai headphone atau earphone itu sifatnya wajib-harus-kudu buat saya, biar lebih konsentrasi.

Antara aku dan kabel-kabel earphone kusut itu ...

Kayaknya kalimat pertama di atas harus diralat, karena saya baru ingat, selain makan dan musik, satu hal lagi yang gak bisa dipisahkan dari saya adalah ... ceroboh. Grusa-grusu jadi kayak nama tengah saya deh. Gak terhitung sudah berapa puluh earphone yang udah jadi korbanku. Biasanya kecerobohan yang sering terjadi adalah:
  • Keburu-buru, asal masukin ke tas, mau diambil eh malah ketarik kabelnya. Putus deh.
  • Earphone lagi nancep di PC atau laptop, kebelet pipis, langsung berdiri. Ketarik deh sampai copot dari colokannya.
  • Kepancal alias kabelnya keinjek kaki
Padahal baru beli earphonenya sebulan lalu dan sudah berusaha dijaga baik-baik. Namanya orang teledor dan gradakan ya, mana ada obatnya 😂💢💣 Rasanya saya sampai udah capek pasang muka "Lhooo earphoneku jebol" kemudian misuh-misuh sendiri karena merasa sudah sia-sia keluar duit ratusan ribu untuk beli earphone berulang-ulang kali. Itu mah tokonya jadi kaya raya gara-gara kecerobohanku sendiri 😞😞

Kemudian beberapa waktu yang lalu, saya bertekad pada diri sendiri sambil remas-remas earphone yang baru saja 'tewas', "Hmmmhhh yooo, kabel-kabel ini yohhh, hubungan kita berakhir sampai di sini!" seiring dengan datangnya sebuah paket yang dikirim ribuan kilometer jauhnya dari Estonia dengan label "To: Winda Carmelita"

Paket itu bernama Vasa BLÅ dari Sudio Sweden

sudio, sudio sweden, sudio vasa bla, earphone murah, earphone, headset, headphone, headphone terbaik, headphone bluetooth, headphone wireless, earphone bluetooth, earphone wireless, headset bluetooth, headset wireless.
Image taken by Winda Carmelita

Seolah mendengar doa saya, Sudio Sweden menerbangkan sebuah wireless bluetooth earphone mungilnya yang diberi nama Vasa BLÅ ini ke pangkuan saya. Sudio Sweden adalah audio asal Swedia yang sedang naik daun. Banyak bloggers, vloggers dan media yang membahas soal kedahsyatan kualitas audio earphone premium ini. Meskipun ukuran kecil, hanya 22 gram, tapi pertama kali bertatap muka, menggenggam dan menjajalnya, saya tahu kalau Vasa BLÅ ini bisa memuaskan hasrat mendengarkan musik yang nikmat di telinga saya.

Vasa BLÅ merupakan earphone berbentuk in-ear dengan kabel yang menghubungkan kedua sisi earphone. Nah, curhatan saya tentang kabel-kabel kusut yang menyusahkan di atas, seolah terjawab sama si Vasa BLÅ ini, so happy! Tinggal dikalungkan menggantung tanpa perlu dicolokkan ke device, jadi gak ada lagi deh kejadian kabel kepancal atau apalah itu namanya yang bikin umur earphone jadi pendek.

Karena gak perlu dicolokkan ke device, kita bisa mengenakan Vasa BLÅ sambil beraktivitas dengan bebas. Lha terus, kalau gak dicolokkan, gimana bisa bekerja? Well, Vasa BLÅ ini sistem konektivitasnya menggunakan bluetooth yang bisa menjangkau sampai 10 meter jauhnya dari device. Hari pertama, baru dapat 'mainan' baru jadi kesenengan dipakai terus, bahkan sampai ke dapur hihihi ... Dan meskipun jauh dari device, kualitas audionya gak berkurang sama sekali.

sudio, sudio sweden, sudio vasa bla, earphone murah, earphone, headset, headphone, headphone terbaik, headphone bluetooth, headphone wireless, earphone bluetooth, earphone wireless, headset bluetooth, headset wireless.
Image taken by Winda Carmelita


Kualitas audio Vasa BLÅ ini sangat jernih. Saya mencobanya dengan mendengarkan berbagai jenis lagu, mulai dari lagu-lagu folk ala Don McLean, yang 'kaya' seperti TOTO sampai yang bikin kuping penuh kayak Elvis Depressedly. Ketika mendengarkan lagu-lagu dengan bass yang powerful, to be honest, memang tidak terlalu nendang. Tapi untuk suara vokal, sangat jernih. Middle dan treble-nya terasa renyah, tidak menusuk telinga melainkan renyah yang lembut. Gimana ya menjelaskannya secara spesifik ... mmm gini, bayangkan kamu makan brownies cokelat yang permukaannya garing, tapi bagian dalamnya fudgy .. Pas kombinasinya! Nah, itu dia! *deskripsinya harus makanan banget gitu lho ya Winda ~

Saya coba mendengarkan audio dari video-video ASMR atau Autonomous Sensory Meridian Response yang saya putar dari Youtube. Menggunakan Vasa BLÅ ini, setiap bisikan, kecapan makanan, suara gejolak minyak panas beradu dengan ayam yang sedang digoreng terdengar begitu jelas dan jernih.

Seharian saya mencoba 'kekuatannya'. Dengan charging selama 120 menit, Vasa BLÅ bisa bertahan selama 8 jam aktif dan 10 hari stand by. Kalau terburu-buru, bisa juga dengan fast charging selama 10 menit saja kok. Then you grab and go!

Dengan kualitas sebaik ini, gak salah kalau Mirror menjadikannya satu dari tujuh wireless headphone terbaik di tahun 2016. Di samping kualitas audionya yang cemerlang, desainnya juga cakep. Elegan banget! Ada 4 warna Vasa BLÅ yang bisa dipilih sesuai kepribadian masing-masing, yaitu white rose gold, black rose gold, biru dan pink. Kalau aku pilih black rose gold yang agak gahar-gahar dikit tapi tetap manis 😎💃 *uhuk! *batuk Godzilla. 

Selain itu, Sudio Sweden benar-benar memikirkan bagaimana supaya produknya bisa disimpan oleh pemiliknya dengan baik, rapi dan tetap stylish. Dalam kemasannya termasuk juga mini pouch yang terbuat dari bahan leather asli. Plus, bonus 4 pasang ear rubber dalam ukuran yang berbeda-beda, klip metal dan kabel charging.

sudio, sudio sweden, sudio vasa bla, earphone murah, earphone, headset, headphone, headphone terbaik, headphone bluetooth, headphone wireless, earphone bluetooth, earphone wireless, headset bluetooth, headset wireless.
Image taken by Winda Carmelita
Menurut saya, dengan kualitas yang jempolan seperti ini, rasanya sangat pantas kalau Vasa BLÅ dibanderol dengan harga Rp. 1.433.899. Bandingkan saja dengan cost yang harus dikeluarkan untuk berulangkali beli earphone-earphone kelas standar yang kualitas audionya juga standar dan mudah rusak. Lebih baik berinvestasi untuk jangka panjang ;)

Gila, tetap mahal dong Wind, belum lagi ongkirnya?

Sini saya bisikin, saya punya kode istimewa "WindaCarmelita" yang bisa kamu gunakan sebelum check out, untuk mendapatkan diskon 15 persen + 20 persen diskon pajak kalau berbelanja di web resmi Sudio Sweden di sini. Saat ini, Sudio Sweden juga lagi ada promo gratis ongkir dari Estonia ke Indonesia dan gratis 1 casing HP marble untuk Android dan iPhone.

Jadi, sudah siap merasakan full-eargasm berkat SUDIO Vasa BLÅ Bluetooth Earphone?

***
Fun fact

Saya penasaran dong, kenapa sih namanya kok SUDIO? Apa salah nulis S(t)UDIO jadi SUDIO gitu? Ternyata ini ceritanya:
Nama Sudio berasal dari kejadian dimana salah satu dari pendiri perusahaan kami bertemu dengan penyanyi Phil Collins di New York yang sedang memiliki masalah dengan headphone-nya. Dengan perasaan frustasi karena tidak dapat memberikan solusi altenatif yang baik kepada Phil, ia hanya dapat mengatakan: “Percaya padaku, saya mengerti perasaan seperti itu”, selagi mereka bertatap muka. Nama Sudio kemudian dijadikan sebagai penghormatan kepada Phil Collins dan lagunya yang berjudul Sussudio dan sebuah tekad untuk keberhasilan perusahaan yang berasal dari pengalaman pahit dan manis tersebut
Sebagai bonus, inilah lagu yang menginspirasi lahirnya Sudio:


Click Here to Read MoreMerasakan Full-Eargasm Berkat SUDIO Vasa BLÅ Bluetooth Earphone

Friday, February 10, 2017

Kekenyangan Nge-Babi di Warung Cahaya Kuta, Bali

Kembali lagi dengan postingan makanan yang bikin ngiler ala Winda Carmelita. Melanjutkan tulisan travelogue 34 jam ke Bali, saya kali ini mau membahas soal kuliner kesayangan dan pujaan saya yaitu ... babi!

Entah mengapa kalau ke Bali, yang kepikiran cuma 1) Mau makan perbabian, 2) Mau ngebir-ngebir cantik di pinggir pantai. Selalu dua hal itu deh yang kepikir kalau ke Bali. Terutama yang nomor 1. Begitu mendarat di Bali, saya langsung Whatsapp teman saya, Mas Angga yang sekarang bekerja di Bali.

"Mas, aku mau makan yang babi-babi gitu, kamu ada rekomendasi di mana?"
"Coba Warung Cahaya, Win. Di Kuta. Warungnya kecil, tapi di situ babi sambal matahnya top!"
Langsung lah, setelah mendarat, ke Beachwalk sejenak cari baju, kami meluncur ke Warung Cahaya. Jam menunjukkan pukul 11.00-an hari itu. Sudah lewat jam nge-brunch sebetulnya, tapi makan siang juga belum. Tapi mobil-mobil udah banyak yang parkir di depan warung bercat putih ini. Begitu masuk di dalamnya, wuuusssh, rame banget!

sambal matah, resep sambal matah, babi goreng, kuliner di kuta, kuliner di bali, kuliner di seminyak, kuliner di legian, kuliner babi di bali, warung cahaya bali, warung cahaya kuta bali, warung cahaya seminyak, travelling ke bali, backpacker ke bali, backpacking ke bali,
Image taken by Winda Carmelita


sambal matah, resep sambal matah, babi goreng, kuliner di kuta, kuliner di bali, kuliner di seminyak, kuliner di legian, kuliner babi di bali, warung cahaya bali, warung cahaya kuta bali, warung cahaya seminyak, travelling ke bali, backpacker ke bali, backpacking ke bali,
Image taken by Winda Carmelita
Melihat kapasitas tempatnya, memang warung ini gak banyak menyediakan meja-kursi. Kira-kira cuma ada 3 meja kursi besar untuk makan beramai-ramai plus 1 meja kursi yang nempel di dinding. Warungnya bersih banget, meski ramai tapi suasananya gak berisik dan gak gerah kok.

Warung Cahaya ini menyediakan menu babi dan ayam. Sesuai saran, saya langsung menyikat babi goreng sambal matah sementara saudara-saudara saya lainnya yang gak makan babi, pesan ayam goreng sambal matah. Untuk penyajiannya tergolong cukup lama sih, tapi maklum juga soalnya pegawainya sedikit dan yang makan hari itu banyak. Sekitar 30 menit-an, seporsi babi goreng sambal matah terhidang di hadapan saya. Dan iya, porsinya gila banget! Buanyaaaak, super melimpah!

sambal matah, resep sambal matah, babi goreng, kuliner di kuta, kuliner di bali, kuliner di seminyak, kuliner di legian, kuliner babi di bali, warung cahaya bali, warung cahaya kuta bali, warung cahaya seminyak, travelling ke bali, backpacker ke bali, backpacking ke bali,
Babi goreng sambal matah, my laff | Image: taken by Winda Carmelita
 Potongan daging babinya digoreng begitu saja, kalau yang terasa di mulut sih daging babi ini cuma dilumuri sama garam dan merica. Part paling menyenangkan dalam episode ini adalah sambal matahnya yang gak tanggung-tanggung. Ditumpuk di atas potongan babi goreng, saya makan sambal matahnya sampai perut mau meletus. Habisnya, semakin dimakan kok ya ndak habis-habis 😋 Begitu juga dengan nasinya yang padat dan banyak. Duh, rasanya rasa ngantuk dan craving langsung dipuaskan begitu ketemu ini babi.

Campuran nasi yang melimpah, potongan daging babi dan sambal matah yang "wow amazing" ini cukuplah ditebus seharga Rp. 30 ribu aja. Sayangnya, potongan daging babinya ini yang bagian daging banget, bukan yang dekat samcan. Ya mungkin karena digoreng sih ya, kalau ambilnya bagian dekat samcan nanti gak bisa digoreng kering karena banyak lemaknya. Tapi saya membayangkan daging bagian samcan yang gurih-gurih melted di lidah gitu *aish, nulis ini kok jadi laper!*

Setelah makan babi goreng sambal matah ini, saya sarankan kamu untuk pesan minumnya teh panas tawar. Untuk menghilangkan aroma bawang merah mentah yang begitu aduhai nyisa di mulut :))

sambal matah, resep sambal matah, babi goreng, kuliner di kuta, kuliner di bali, kuliner di seminyak, kuliner di legian, kuliner babi di bali, warung cahaya bali, warung cahaya kuta bali, warung cahaya seminyak, travelling ke bali, backpacker ke bali, backpacking ke bali,
Image taken by Winda Carmelita

Selain babi goreng sambal matah, ada ayam goreng sambal matah, nasi goreng ayam, nasi goreng babi, kuah balung babi, sate babi dan ada juga snack-snack ringan kayak kentang goreng dan chicken nugget buat cemal-cemil sambil nunggu makanan besar keluar.

Habis pulang dari sini, saya langsung kepikiran "Duh, nanti di Malang gimanaaaa? Aku laff banget sama babi goreng sambal matah ini. Bikin sendiri aja 'kali ya?" *trus dijual-jualin di Malang *trus lepas profesi dari writer jadi buka warung babi 😆

Pokoknya, kalau kamu diperbolehkan makan babi, saya sarankan belok ke Jalan Dewi Ratih, Kuta, Bali, sediakan perut kosong untuk mencoba babi goreng sambal matah ini.

Warung Cahaya
Jalan Dewi Ratih no. 1A - Legian, Kuta, Bali
 
Click Here to Read MoreKekenyangan Nge-Babi di Warung Cahaya Kuta, Bali

Friday, February 3, 2017

Karena Memberi Kado Valentine Itu Bukan Hanya Karena Harganya

Tadi pagi pas berangkat ngantor, saya mulai banyak resto-resto yang menawarkan romantic dinner. Ahelah, saya baru nyadar ini sudah bulan Februari yang mana tanggal 14 Februari 'kan Hari Valentine ya. Lha, kok aku malah meeting? Huahahahaha ... Memang gak heran kalau teman-temanku bilang aku anaknya keras hati :')

Pantesan beberapa waktu yang lalu, ada teman dunia maya yang nanya di timeline-nya, "Ngasih kado Valentine apa ya buat pasangan, yang fungsional gitu lho." Hmmm, meskipun bukan golongan orang yang suka suprise-ngasih kado-ngasih kejutan-kalo punya rejeki ya sok aja ngasih gak usah nunggu hari spesial, pertanyaan teman saya itu cukup esensial sih. Kado yang gak cuma manis dilihat, tapi juga fungsional. Kalau teman-teman saya di kantor, ngasih kado saya fungsional banget lho, yaitu ... gelas takar. 'Kan itu sederhana, tapi fungsional :|

valentine, hari valentine, valentine day, valentine quotes, valentine band, valentine song, valentine gift, kado valentine, valentine gift for boyfriend, valentine gift for girlfriend, hadiah valentine, cokelat valentine, coklat valentine, valentine day history, gelas takar, oven listrik, smartwatch, fitness tracker, jual smartwatch murah, jam tangan, jam tangan couple, jam tangan murah, kaos couple, baju couple

Kembali lagi, soal memilih kado Valentine, pernah ada teman yang sekilas ngobrol, "Dikasih bunga gitu ya seneng sih, tapi habis gitu layu .. Ya sudah gak bisa diapa-apain lagi. Aku cuma bisa mengabadikannya sebagai foto." Ada lagi, yang dikasih sama gebetannya cokelat satu box dan berakhir dengan ... dimakan sama teman-teman kantornya karena ternyata dia gak boleh makan cokelat sama dokternya. Ya kasihan sih, 'kan pengirim kadonya berharap kadonya berguna, berfaedah atau minimal, bikin happy yang menerima. 

Sebelum membeli kado, apalagi buat pasangan, cari tahu apa yang dibutuhkannya. Bisa sambil dipancing-pancing pertanyaan sehari-hari gitu, misalnya, "Antara Rubicon sama oven listrik kamu pilih yang mana, Yang?" Yungalah, pasti milih oven listrik lah, soalnya aku belum pantas menyandang Rubicon  ... *ya kalee Rubicon disandang, Rubicon disetir Mbak -_-"


valentine, hari valentine, valentine day, valentine quotes, valentine band, valentine song, valentine gift, kado valentine, valentine gift for boyfriend, valentine gift for girlfriend, hadiah valentine, cokelat valentine, coklat valentine, valentine day history, gelas takar, oven listrik, smartwatch, fitness tracker, jual smartwatch murah, jam tangan, jam tangan couple, jam tangan murah, kaos couple, baju couple
Oven listrik beneran ya, bukan Easy Bake :)) | Image taken from ezebreezy.com

Yang kedua, meskipun biasanya banyak pasangan ngasih cokelat dan buket bunga sebagai kado Valentine, kita bisa memberi hadiah yang 'gak biasa' alias kreatif, yang gak terpikir dan lebih dibutuhkan sama pasangan. Ketimbang cokelat dan buket bunga, lebih bermanfaat jika diberi voucher spa atau mungkin sport band.

valentine, hari valentine, valentine day, valentine quotes, valentine band, valentine song, valentine gift, kado valentine, valentine gift for boyfriend, valentine gift for girlfriend, hadiah valentine, cokelat valentine, coklat valentine, valentine day history, gelas takar, oven listrik, smartwatch, fitness tracker, jual smartwatch murah, jam tangan, jam tangan couple, jam tangan murah, kaos couple, baju couple
Bunga yang gak layu? Bunga deposito dong | Image taken from Pixabay.com
Yang terakhir dan gak kalah penting adalah sesuaikan dengan budget. Gak perlu mahal-mahal, sesuaikan saja harga kadonya dengan budget masing-masing. Buat orang yang disayang, nilai barang gak jadi masalah karena yang lebih bermakna adalah perhatiannya. Apalagi kalau barang tersebut dibutuhkan dan digunakan setiap hari, misalnya jam tangan atau smartwatch, buat pasangan yang suka pulang telat dan lupa waktu :p #JengJeng

valentine, hari valentine, valentine day, valentine quotes, valentine band, valentine song, valentine gift, kado valentine, valentine gift for boyfriend, valentine gift for girlfriend, hadiah valentine, cokelat valentine, coklat valentine, valentine day history, gelas takar, oven listrik, smartwatch, fitness tracker, jual smartwatch murah, jam tangan, jam tangan couple, jam tangan murah, kaos couple, baju couple
Image taken from Pixabay.com

Biasanya sih, saat-saat festive seperti Hari Valentine gini, banyak promo-promo yang ditebar oleh e-commerce atau marketplace. Sebagai kaum single bermartabat, saya toh sah saja 'kan mau membeli kado Valentine buat diri sendiri, mumpung banyak Promo Valentine, seperti di ES.id ini. Dari kapan taun sebetulnya pengen beli fitness tracker seperti di sini, tapi nggak beli-beli juga keburu duitnya kepakai buat hal lain. *ya maklum, gak punya sekretaris *eh manager pribadi. Ehehe .. Mumpung ya, mumpung *peluk para kaum single bermartabat

Urusan memilih kado emang tricky ya. Saya salah satunya yang agak bingung kalau mau ngasih kado seseorang, karena bagi saya kado yang baik itu yang personal. Syukur-syukur bisa dibikin sendiri biar kesan personalnya sangat terasa ;) Tapi kalau gak sempat bikin sendiri, kado apapun juga boleh, asalkan dipersembahkan dengan hati yang tulus *uhuk *batuk-batuk gede kayak Godzilla
Click Here to Read MoreKarena Memberi Kado Valentine Itu Bukan Hanya Karena Harganya

Thursday, February 2, 2017

Malam Hari Dibuai SenZues Night Active, Tidur Nyenyak Kulit Jadi Sehat



SenZues Night Active, senzues, senzues indonesia, senzues body lotion, senzues cellactive, senzues hydrafirm, senzues lumibright, senzues hydracool, lotion anti selulit, lotion anti kerut, lotion kolagen, manfaat kolagen, dampak polusi terhadap, guardian, watsons, mengatasi kulit kering, lotion untuk kulit kering, kulit kering, kulit bersisik, kulit kaki kering, kulit wajah kering, menghilangkan sisik,
Image taken by Winda Carmelita

Hai halo, ketemu lagi dalam postingan yang berbau perlenongan, setelah dipenuhi dengan postingan yang mengenyangkan perut :p

Zaman SMA, saya belum kenal dandan sama sekali. Lha wong mandi aja kalau disuruh. Karena jarang disuruh, jadinya mandi cuma sekali pas pagi hari. Sisanya bubar jalan. Hahaha ... Jadinya ya dekil-dekil hore gitu. Maklum, anak SMA masa itu mana ada sih yang kece, kenal lipensetik-lipensetik kayak anak zaman sekarang :')

Tapi kedekilan itu gak saya sadari, bukan cuma jorok, tapi juga ngaruh ke kulit. Kulit saya itu bawaannya kering banget. Apalagi di bagian kaki, di tulang keringnya. Itu kalau kegaruk dikit aja, keluar kulit kering putih-putihnya -________- Sisiknya itu ganggu banget pokoknya. Bolak-balik dikasih tahu kalau habis mandi, pakailah body lotion. Eh, boro-boro pakai body lotion ya, wong mandinya aja jarang hahaha .. Suedihnya seorang Winda Carmelita di masa itu.

Beranjak kuliah, saya lebih banyak pakai celana panjang. Logika saat itu, harusnya kulit jadi lebih aman karena ketutupan celana panjang. Eh tapi, begitu di rumah dan ganti pakai baby doll, saya baru sadar kalau kulit tungkai kaki saya itu banyak goresan-goresannya, seperti kegores benda tajam. Dan parahnya, itu perih lho. Padahal saya gak ngerasa kegores apapun sebelumnya. Coba-coba Googling, ternyata rasa perih bahkan kayak kegores-gores itu timbul karena kulit yang super-duper kering. Bisa jadi karena gesekan dengan celana jeans, atau ya karena saya garuk-garuk gak sadar ... Karena kulitnya super kering, jadi gampang luka deh. Hmmm, antara percaya dan tidak sih, akhirnya saya coba-coba beli lotion dan mulai pakai rutin setelah mandi pagi. Ternyata, kulit kaki saya jadi lebih baik, meskipun gak bisa dibilang dalam kondisi yang sehat banget sih.

Karena pernah mengalami kulit kering yang sampai tahapan 'gersang', saya jadi rajin baca-baca soal perawatan kulit tubuh. Paling gak, gak usah sampai cantik yang gimanaaaa gitu ya, pokoknya kulitnya sehat-terawat (meski banyak bulunya hahaha .. 'Kan aku termasuk dalam golongan cewek mistis -- cewek kumis tipis). Kemudian saya menemukan artikel yang menyebutkan sebetulnya regenerasi kulit itu terjadi puncaknya di malam hari. Pada malam hari itu, ternyata kulit lebih rentan mengalami dehidrasi hingga 25 persen lebih tinggi ketimbang siang hari. Makanya, disarankan untuk merawat kulit gak cuma pagi-siang hari aja, tapi juga malam hari. Hmm, gak heran ya kalau skincare di malam hari itu biasanya lebih banyak macamnya daripada siang hari.

Nah, beberapa waktu yang lalu, saya nyobain produk body lotion baru, yaitu SenZues. Baru dengar? Yup, merk SenZues ini memang merupakan produk Malaysia yang formulasinya dikembangkan di Perancis oleh OREGENE Laboratories International, Inc.


SenZues Night Active, senzues, senzues indonesia, senzues body lotion, senzues cellactive, senzues hydrafirm, senzues lumibright, senzues hydracool, lotion anti selulit, lotion anti kerut, lotion kolagen, manfaat kolagen, dampak polusi terhadap, guardian, watsons, mengatasi kulit kering, lotion untuk kulit kering, kulit kering, kulit bersisik, kulit kaki kering, kulit wajah kering, menghilangkan sisik,
Ingredients | Image taken by Winda Carmelita

Begitu sampai di tangan, saya langsung baca deskripsi di badan tubenya yang menyebutkan bahwa SenZues Night Active ini memang diformulasikan untuk dipakai di malam hari untuk regenerasi kulit, karena mengandung bioRegene+. BioRegene+ ini adalah kombinasi tumbuhan dan bioteknologi yang bekerja aktif untuk memperbaiki kulit, mencerahkan dan mengandung anti-oksidan untuk melindungi kulit saat malam hari. Wah, ini bakal cocok buat kulit saya yang gersang nih! Apalagi produk-produk ini gak mengandung Paraben atau SLS sama sekali.

Setelah mandi (malam), saya langsung coba SenZues Night Active ini. Teksturnya krim berwarna putih, gak lengket dan gampang meresap. Enak, nggak lengket-lengket gitu kalau habis pakai ini terus selimutan. Aromanya juga enak lho, bukan tipikal aroma menyengat. Justru lembut. Iya sih, 'kan kalau mau tidur pakai lotion aromanya menyengat bakal ganggu banget ya. SenZues Night Active ini beraroma bunga ... apa ya, kalau di hidung saya sih nangkepnya kayak lavender. Jadi suka endus-endus tangan sendiri kalau pakai SenZues Night Active ini ehehehe ...

Selain aromanya yang enak dan teksturnya yang cepat meresap, ternyata SenZues Night Active ini lembab lho. Saya awalnya udah skeptis duluan, soalnya berdasarkan pengalaman, lotion yang cepat meresap itu nggak begitu lembab. Udah kebiasaan pakai lotion yang 'berat-berat' macam body butter. Tapi SenZues Night Active termasuk bisa melembabkan dan bikin kesan kulit halus gitu. Mungkin ini karena level melembabkan varian ini 27 persen dalam 1 jam pertama. Selama hampir 1 minggu saya rutin pakai varian Night Active, kalau saya gores-gores dikit kulit saya pakai kuku, gak meninggalkan sisik sama sekali. Thanks to stem cell repair moisture lock-nya SenZues Night Active ~

SenZues Night Active, senzues, senzues indonesia, senzues body lotion, senzues cellactive, senzues hydrafirm, senzues lumibright, senzues hydracool, lotion anti selulit, lotion anti kerut, lotion kolagen, manfaat kolagen, dampak polusi terhadap, guardian, watsons, mengatasi kulit kering, lotion untuk kulit kering, kulit kering, kulit bersisik, kulit kaki kering, kulit wajah kering, menghilangkan sisik,
Teksturnya kental, tapi gak sticky | Image taken by Winda Carmelita

SenZues Night Active, senzues, senzues indonesia, senzues body lotion, senzues cellactive, senzues hydrafirm, senzues lumibright, senzues hydracool, lotion anti selulit, lotion anti kerut, lotion kolagen, manfaat kolagen, dampak polusi terhadap, guardian, watsons, mengatasi kulit kering, lotion untuk kulit kering, kulit kering, kulit bersisik, kulit kaki kering, kulit wajah kering, menghilangkan sisik,
Mudah dibaurkan, gak ada white cast dan cepat meresap | Image taken by Winda Carmelita

Nah, SenZues ternyata punya beberapa varian selain Night Active yaitu: Cellactive (anti kerut, mengandung kolagen), Hydrafirm (anti selulit), Lumibright (mencerahkan) dan Hydracool (perlindungan terhadap sinar matahari). Tersedia juga dalam beberapa varian kemasan, mulai dari flip-top 60 ml, ukuran 200 ml yang botolnya bulat unyu gitu dan kemasan pump 350 ml. Yang punyaku ini kemasan flip-top, cukup rapat kok tutupnya.

SenZues Night Active, senzues, senzues indonesia, senzues body lotion, senzues cellactive, senzues hydrafirm, senzues lumibright, senzues hydracool, lotion anti selulit, lotion anti kerut, lotion kolagen, manfaat kolagen, dampak polusi terhadap, guardian, watsons, mengatasi kulit kering, lotion untuk kulit kering, kulit kering, kulit bersisik, kulit kaki kering, kulit wajah kering, menghilangkan sisik,
Image taken by Winda Carmelita

Eh, bisik-bisik aja ya, katanya SenZues bakal meluncurkan varian barunya, yaitu Anti-Pollution Body Lotion. Ini cocok banget buat kita-kita yang kerjanya banyak terpapar sinar matahari dan polusi. Kalau penasaran sama varian-varian SenZues yang sudah banyak dijual di drugstore-drugstore seperti Guardian dan Watsons, atau pengen jadi orang-orang pertama yang nyobain varian terbarunya, kamu juga bisa intip di webnya, di http://senzues.com/.

Btw, setuju gak sih kalau cantik itu relatif, tapi bersih dan terawat itu wajib?


SenZues Night Active, senzues, senzues indonesia, senzues body lotion, senzues cellactive, senzues hydrafirm, senzues lumibright, senzues hydracool, lotion anti selulit, lotion anti kerut, lotion kolagen, manfaat kolagen, dampak polusi terhadap, guardian, watsons, mengatasi kulit kering, lotion untuk kulit kering, kulit kering, kulit bersisik, kulit kaki kering, kulit wajah kering, menghilangkan sisik,
Image taken by Winda Carmelita

SenZues Body Lotion - Night Active
Harga: Rp. 138.000 (60 ml), Rp. 248.000 (200 ml), Rp. 328.000 (350 ml)
Website: http://senzues.com/
Instagram: https://www.instagram.com/senzues_id/ 
Whatsapp: +62811911127
LINE: @senzues_id
Shopee: @senzues_id

Click Here to Read MoreMalam Hari Dibuai SenZues Night Active, Tidur Nyenyak Kulit Jadi Sehat

Monday, January 30, 2017

Berjejaring dan Menangkap Ide Dalam Pecha Kucha Night vol.1 Malang "Create Society, Empowering Idea"

Banyak orang yang bilang, "Pengalaman adalah guru yang terbaik." Tapi, menurut saya kalimat itu belum selesai, ada sambungannya, "dan guru yang gak kalah baiknya adalah orang yang mau berbagi pengalamannya denganmu."

Beruntunglah jika kita punya ruang publik yang disediakan untuk mengakomodir kesempatan-kesempatan bertemu dan berbagi konsep, ide dan gagasan kreatif yang membangun satu sama lain. Salah satunya adalah Pecha Kucha. Mendengar kata "Pecha Kucha", mungkin sebagian orang membayangkan judul film atau karakter animasi yang imut-imut menggemaskan dari negeri Jepang. Seringkali juga disalah-dengar-kan sebagai "Pikachu" :))

Sesungguhnya, (singkat cerita), Pecha Kucha adalah teknik presentasi 20x20. 20 slide presentasi yang tiap slide-nya dibawakan selama 20 detik saja. Tiap presenter diberi waktu total 400 detik untuk bercerita soal ide, gagasan, karya, pengalaman unik atau .. apapun! Pertama kali Pecha Kucha diadakan di Tokyo, Jepang, atas inisiatif dua arsitek bernama Astrid Klein dan Mark Dytham dari Klein-Dytham Architecture. Mereka beranggapan, para arsitek itu banyak omong, maka itu mereka ingin membuat para arsitek menjadi lebih ringkas dalam mengutarakan suatu hal lewat teknik presentasi tersebut. Selengkapnya soal cerita di balik PechaKucha, bisa dibaca di sini.

Pecha Kucha Night adalah sebuah malam di mana para presenter dan audience berkumpul dan berjejaring. Pecha Kucha sudah diselenggarakan di 900 kota di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, Pecha Kucha Night sudah diadakan di Bandung, Jakarta dan Jogja.

Hari Sabtu, 28 Januari 2017 yang lalu, Malang membuka lembaran baru gelaran Pecha Kucha Night-nya yang pertama kali. Bertempat di Kedai Food Factory, Jalan Bendungan Sutami, Malang, Pecha Kucha Night Malang vol. 1 digelar dengan meriah meski hari itu banyak orang yang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Maklum, bertepatan dengan Tahun Baru Cina, long-weekend dan guyuran hujan deras tanpa ampun.



Dimulai pukul 19.15 oleh MC Rizky Boncel, ke-sebelas presenter bergantian membawakan materi yang beragam, sesuai dengan temanya yaitu "Create Society, Empowering Idea". Dimulai dengan Deddy Wahjudi pendiri LABO - Architecture and Design, seorang arsitek asli Malang yang berkarya hingga ke Jepang. Mas Deddy ini juga salah satu penggagas awal Pecha Kucha Night Bandung lho.

A photo posted by Pecha Kucha Malang (@pechakuchamlg) on


Kemudian presenter kedua adalah Amri, mewakili darimasalalu. Darimasalalu ini menggerakkan masyarakat Malang dalam bidang fotografi analog. Mereka juga punya kegiatan yang dinamakan #FotoDropBox, yaitu gerakan kolektif untuk mencetak foto dari kamera film bersama-sama. Dengar-dengar, mereka akan mengadakan gathering di tahun 2017 ini yang diberi nama 'Sebuah Perjumpaan'.



Presenter ketiga adalah Astu Prasidya atau biasanya dipanggil sayang sama teman-teman dengan Tooliq. Kebanyakan kita semua tahu Mas Tooliq adalah Visual Creative Director (Film, Animator). Tapi di PKN Malang vol.1 kemarin, bukan materi soal dunia visual yang dibawakan, melainkan "Kenapa kita harus stay di Malang?". Asli, pas materi ini dibawakan, ada yang bisikin saya di belakang, "Sumpah, aku ketampar sama materi ini!" :))



Yujin Sick atau yang populer di dunia maya dengan akun IG @senpaiyouth mengambil alih mic dengan materi soal bagaimana ilustrasi bukan hanya sekedar gambar. Tapi juga media bercerita yang bisa berbicara lebih. Aslik, ilustrasinya Yujin ini keren!

A photo posted by Pecha Kucha Malang (@pechakuchamlg) on


Gak cuma dari bidang seni dan desain, Pecha Kucha Night Malang vol.1 ini juga menghadirkan  Adjam. Adjam adalah perwakilan Indonesia untuk simulasi Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Model United Nation. Adjam bercerita, pengalamannya bertemu dengan berbagai perwakilan negara di acara tersebut ia mendapatkan hal-hal yang baru di dunia diplomasi internasional, mulai dari kegiatan politik sampai networking. Eh, ngobrol punya ngobrol sama Adjam, dia akan berangkat ke Harvard University bulan Februari 2017 ini untuk mengikuti event Harvard Project for Asian and International Relation sebagai perwakilan Indonesia. Kamu keren, Djam!



Lanjut ke presenter berikutnya, yaitu Pak Heri Mulyono. Pak Heri ini sudah gak diragukan lagi eksistensinya di dunia musik. Ia memulai karir profesionalnya di Jakarta sebagai ilustrator musik untuk film. Bahkan Pak Heri pernah melakukan perjalanan jurnalistik ke Eropa dan Australia sampai akhirnya perjalanan ini membukakan pikirannya soal pentingnya pendidikan musik klasik. Dalam acara kemarin, Pak Heri bercerita soal gimana musik bersinergi sama alam semesta, sampai soal misteri 432 Hz dalam dunia musik.



Presenter selanjutnya adalah Pak Yusuf Munthaha. Yang suka ludruk, harus ketemu sama Pak Yusuf nih, karena Pak Yusuf punya gagasan soal komik ludruk yang bisa dikombinasikan jadi komik modern. Ia akan meluncurkan komik ludruk berjudul 'Sakerah' dalam waktu dekat.



Nah, kalau kamu pikir dunia IT adalah dunia yang didominasi cowok, kamu mesti ketemu sama Azila Prabaningtyas. Azila atau Yaning (panggilan sayang :))) adalah COO dari Probono.id. Probono.id adalah start up yang mempertemukan komunitas dan profesional untuk berkolaborasi dan saling memberikan benefit. Sebetulnya, Azila ini sedang sibuk tesis di UGM, tapi karena dia adalah salah satu inisiator acara ini, jadi kami 'paksa' dia untuk diboyong ke Malang demi Pecha Kucha Night :)) *sun klomoh Zila*.



Dan spesial buat Pecha Kucha Night vol.1, Unda-Undi, band yang cukup fenomenal ini hadir bukan buat perform tapi ditodong buat bercerita soal proses kreatif di balik karya-karyanya. Yep, Unda-Undi salah satu band yang sudah lama berdiri dan masih konsisten berkarya sampai sekarang. Two thumbs up, Mas Harsya sampai bawa-bawa stik kayu buat presentasi :))



Selanjutnya, Aditya Satya, desainer muda berbakat (yang juga mendesain posternya Pecha Kucha Night Malang vol.1) ini ngobrolin soal poster. Lha, poster, apa menariknya? Ternyata poster itu punya banyak cerita lho. Poster jadi penguat karakter, pengingat dan pembeda di antara kampanye-kampanye dengan media yang serupa. Bahkan, kalo menurut Adit, sekecil thumbnail poster pun harus punya kekuatan yang menarik perhatian.



Pecha Kucha Night Malang vol.1 rasanya gak lengkap kalau gak ada yang bicara dari sisi creative industry. Kemarin, Catur Rosyid dari Melwood Watch menceritakan bagaimana ketidakmampuannya untuk urusan desain, justru mampu membuatnya menciptakan jam tangan keren dengan desain yang simpel. Saya dibisikin sih, dia mendesain jamnya pertama kali pakai aplikasi handphone, cuma bermodal memilih font aja. Kreatif lho ini!

A photo posted by Pecha Kucha Malang (@pechakuchamlg) on


Sebelas presenter, lebih dari 60 audiens yang hadir, 13 media partner, tujuh volunteer, telah mendukung berlangsungnya acara Pecha Kucha Night Malang vol.1 yang berlangsung selama 4 jam ini. Tak terhitung obrolan dan jejaring yang berhasil ditangkap malam itu. Tak terbatas pula ide, konsep dan karya yang menunggu untuk dibagikan dalam durasi 400 detik. Sampai jumpa di acara Pecha Kucha Night Malang selanjutnya!



Buat kamu yang tak sempat datang atau kemarin bingung cari parkir akhirnya gak jadi melipir, silakan menonton sekilas acara Pecha Kucha Night Malang vol.1 melalui video daily vlog yang dijahit apik oleh Mas Galih 'HeartModjo' berikut ini. Thank a lot Mas Galih sudah mengabadikan momen ini ;)



For any information, volunteering or media relation, please contact team.pechakuchamalang@gmail.com 

Peek our activity on Instagram: @pechakuchamlg
Click Here to Read MoreBerjejaring dan Menangkap Ide Dalam Pecha Kucha Night vol.1 Malang "Create Society, Empowering Idea"