Friday, July 13, 2012

Tak Ada yang Pernah Tahu

Seringkali rasa aman dan kehilangan hadirnya bertubrukan.


Tidak ada yang pernah tahu kapan rasa aman itu hadir, karena tahu-tahu kita sudah tenggelam bersama perasaan itu.


Berbeda dengannya, yang namanya kehilangan, sangat terasa datangnya. Lucu ya, kedatangan rasa kehilangan.. Tapi memang seperti itu ada. Dan sekali lagi, tidak ada yang pernah tahu.


Orang sering kali bilang, kita harus melepaskan diri dari zona nyaman dan zona aman. Kalau tidak melepaskan diri dari mereka, kita tidak akan tahu bahwa ada langit yang warnanya merah karena kita tinggal di kamar yang berlangit biru.


Sekali lagi, tak ada yang pernah tahu, kapan mestinya kita keluar dari zona nyaman dan aman, kecuali ketika ada kewajiban yang mengharuskan itu. Seorang anak rumahan harus keluar dari zona nyaman dan aman ketika usianya sudah matang untuk bekerja jadi wartawan perang, misalnya. Tuntutan hidup memang mengajarkan kita jadi manusia yang harus siap dengan kondisi super kuat.


Selain kewajiban, ada lagi yang menjadi menampar kita agar keluar dari zona nyaman dan aman. Ketika tidak ada kejelasan. Seorang calon pekerja yang menunggu-nunggu panggilan interview kerjanya hingga berbulan-bulan lamanya tanpa kejelasan, harusnya berani mengambil jalan lain. Digantung ‘kan sesuatu yang tidak enak.


Tapi ada versi lain zona nyaman dan aman yang harus ditinggalkan. Ketika tiba-tiba kehilangan. Tak ada yang pernah tahu kapan, tapi ada yang pernah tahu rasanya ketika tiba-tiba kamu ditarik dan dilempar keluar dari sana.


Tapi kamu memang harus keluar dari sana. Sudah saatnya, sebelum semuanya terlanjur terlalu nikmat hingga susah dilepaskan. Kemudian kamu yakin kamu akan bisa menggantikan perasaan itu suatu hari nanti. Dengan menemukan kenyamanan lain, yang pada akhirnya — tak ada yang pernah tahu (kapan) — harus kamu tinggalkan lagi.


Pada akhirnya, ya, saat ini aku— yang ada pada semua yang disebutkan di atas — sedang mencari kenyamanan dan keamanan yang tiba-tiba ditarik dari padaku, dengan menikmati ketidaknyamanan dan perasaan tidak aman ini.


Terimakasih karena sudah diajari untuk melepaskan diri ;)

No comments:

Post a Comment

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)