Tuesday, October 30, 2012

Romantic

Papa saya adalah orang yang tidak mudah ditebak, kadang bisa begitu datar, kadang bisa begitu lucu. Papa sabar, jarang marah. Papa sayang sekali sama anak-anaknya yang dua-duanya perempuan.


Saya terhitung dekat dengan Papa. Dari kecil kalau Papa naik gunung, saya ikut. Agak gedean dikit, ikutan mancing, diajak ke Ace Hardware. Papa sangat mendukung saya bermain musik dan selalu mengantar kalau saya festival atau nonton klinik musik. Meskipun Papa nggak ngerti siapa artis yang lagi di panggung, tapi Papa nggak pernah protes.


Papa semangat beliin CD Lesson gitar, pengen saya bisa main kayak Yngwie. Tapi saya lebih suka main folk. Papa nggak protes, tetap mendukung.


Saya nggak pernah sungkan sama Papa (beberapa anak ada dalam situasi sungkan-sungkanan sama orangtuanya). Kalau ada masalah, saya langsung ingat Papa (dan Mama). Pernah saya kecelakaan di jalan, mungkin yg nyerempet saya mengira saya nggak berani telfon orangtua saya dan belagak sedikit mengancam. Tapi saya telfon Papa dan Papa datang. Orangnya pergi menghilang :’)


Kemarin seorang teman bilang, “Ih aku iri sama kamu. Kata pacarku, kamu sama papamu lho romantis soalnya jalan bareng.” Well, itu cuma benerin HP dan saya memang untuk urusan beginian selalu minta dibarengin Papa. Tapi ternyata ada orang yang menilai itu romantis x))


Laki-laki yang bisa diandalkan dan bertanggungjawab. Suatu hari, saya berharap dia yang mendampingi saya adalah orang yang seperti Papa.


Oh, I made a song ‘bout this (will upload soon). I will always be your little girl, Pa :*


See more post ‘bout Ayah here

No comments:

Post a Comment

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)