Thursday, August 21, 2014

Tentang Kentang Radio Dan Radio Online Yang Sudah Punah

20 tahun yang lalu .. Ah, mungkin 10 tahun yang lalu, mendengarkan radio punya keasyikan sendiri buat saya. Masih lekat dalam ingatan waktu itu (sekitar usia SD), sambil mendengarkan radio dari radio tape, saya menyediakan satu kaset kosong atau kaset yang sudah tidak diminati lagi lagunya. Ada lagu keren, langsung tekan tombol "record". Asyik, nggak usah susah-susah lagi berjamur nungguin lagu favorit diputar.

Masih jaman SD hingga SMP, di daerah pertokoan Kawi ada sebuah toko kaset. Namanya BR. Entah singkatannya apa. Toko kaset ini sih biasa saja, tentunya yang dijual kaset. Tapi nggak cuma itu, mereka juga melayani bikin mixtape. Nah ini nih kesukaan banget. Dengerin lagu-lagu baru di radio, lalu catat nama artis dan judul lagunya, besoknya kita ke BR deh. Buka katalognya, cari list lagu yang tersedia, catat susunan lagunya ... tunggu sebentar dan sebuah kaset tanpa sampul tanpa label disodorkan pada kita. Biayanya, lupa sih, kira-kira hampir sama dengan harga sebuah kaset di tahun 2000-an. Sekarang saya mikir, ini termasuk bajakan bukan sih? Hahahha .. (ps: sekarang BR sudah tutup, ganti jadi restoran sepertinya).

Sekarang kita nggak perlu susah-susah seperti beberapa dekade lalu kalau bicara soal mendengarkan musik. Tinggal download, tinggal akses ke iTunes, tinggal nonton Youtube. Radio masih tetap diminati, tetapi musik digital yang bisa dimiliki sendiri tentunya punya nilai lebih. Kemudian kegiatan nongkrongin radio sambil sedia kaset kosong, kegiatan request-request lagu ke stasiun radio, kegiatan ti-sam (titip salam) dari-untuk-salam, kegiatan dengerin tangga lagu terpopuler pelan-pelan mulai ditinggalkan. Mendengarkan musik lewat kuping sendiri mulai dimediasi oleh kuping buatan alias headset. 

Radio, masih tetap ada. Di Malang radio yang masih banyak penggemarnya ada Elfara, Kosmonita, Makobu, Mas FM, Kalimaya ... Masih bertema talkshow dan memutar lagu-lagu top 40 terkini. Masih banyak kok yang promosi event atau promo album melalui radio :D

Seiring dengan itu, radio di rumah mulai tidak menarik lagi bagi saya karena antenanya yang sudah tidak bekerja dengan baik. Internet menjadi makanan sehari-hari. Masih kangen dengan kegiatan menyimak radio, sejak tahun 2012 dimana saya mulai bekerja di online media, saya mencari alternatif mengobati rasa rindu. Googling, searching, tanya sana-sini membawa saya pada sebuah radio online dengan ikon yang cukup absurd. KENTANG. Ya, namanya Kentang Radio.

Dalam satu hari radio ini bisa berjam-jam memutar satu tema lagu. Kalau tidak salah ingat, ada 3-4 tema per harinya. Radio ini dulunya 'nebeng' di aplikasi Facebook. Kemudian mereka berdikari dengan situs sendiri yang dilengkapi dengan fitur chat yang ngehek abis. Pendengar-pendengarnya juga tidak kalah ajaib dan gaib dengan nama radio ini. Saya sempat sering chat di chatbox mereka dan kenalan dengan adminnya yang bernama Kentang Besar & Kentang Kecil.


Ada satu program talkshow mereka yang absurd dan suara pengisinya agak ngeri buat saya, yaitu The Dick Tamimi's Show. Lalu program favorit yang dulu cukup unik adalah Irama Nusantara. Bayangkan, habis makan siang diputerin lagu-lagu Indonesia masa lalu dengan irama mendayu-dayu bak balita ngantuk ditimang di peraduan. Biasanya kalau begini siang-siang alamat kerjaan nggak selesai-selesai deh hahahaha 

Part tercadas adalah opening Kentang Radio yang selalu dimulai dengan lagu Indonesia Raya disambung dengan lagu Senam Pagi Indonesia. Sayangnya part tercadas, orang-orang tak dikenal yang sangat friendly di chat boxnya dan ikon Kentang yang energik itu sudah tidak ada lagi .. Sayang sekali. Sekalipun tidak terlalu besar, radio ini berkesan buat saya karena keramahan dan kegokilan mereka yang dibalik layar. 

Setelah Kentang Radio yang mendadak punah tanpa kabar, rupanya masih ada radio-radio lain yang bernasib serupa. Salah satunya adalah Lepas Landas. Nah, kenapa sih kok radio-radio online rawan punah? Saya bakal ngobrol-ngobrol sama otak dibalik Lepas Landas ini, Rizal Bagus Ramadhan dalam [After Work Session] Tentang Radio Online Lepas Landas Dan Ngobrol Suka-Suka Bareng Rizal Bagus Ramadhan. Ayo meluncuuur! :D

No comments:

Post a Comment

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)