Semua Semua Sempol [Kisah Jajanan Yang Lagi Ngehits di Malang]

4:23:00 PM

Semua orang membahas sempol. Ehm, ralat, tepatnya orang-orang di Malang lagi dijangkiti wabah sempol. Jika 1-2 tahun yang lalu cilok jadi primadona, hari ini tahtanya tergeser sama sempol. Bahkan di grup Whatsapp saya yang isinya hampir 70 orang itu, rutin mengupdate laporan pandangan mata lokasi-lokasi penjual sempol bermuara menanti pelanggannya.

Apa sih sempol itu?

Saya justru tahu tentang sempol gara-gara Mama saya yang rajin nonton MalangTV (TV lokal di Malang yang terkenal berkat iklannya 'cuurrr itik itik itik' hahahahha *saya beneran nyanyiin di dalam hati waktu nulis ini :)))) ). "Kamu pernah makan sempol?" tanya Mama saya. Kemudian di grup Whatsapp membahas sempol juga. Setelah itu, teman saya mengirimkan foto wujud si sempol yang fenomal itu ...

Taraaaa ...

Sempol | Image taken from instagram.com/ayasmlgsaja

Mbookk .. ternyata sempol adalah cilok ayam yang ditusuk pakai tusukan sate dan digoreng menggunakan telur. Ahelaaah. Mirip tempura goreng yang dijual di pinggir jalan itu.

Tapi saya baru makan sempol ya 1 bulan yang lalu, gara-gara ke CFD bareng Mbak Nengbiker. 

Yang bikin amazing dari sempol ini adalah tusukannya. Panjaaaang banget! Hati-hati aja sih kalau makan sempol sambil jalan di keramaian, bisa-bisa menusuk mata tetangga. Tapi mungkin di situlah keunikannya yang akhirnya membuat sempol ini jadi terkenal.

Nggak ada yang tahu pasti dari mana jajanan ini mulai menginvasi Malang. Kalau dari cerita Mbak Nengbiker di sini, jajanan ini asalnya dari Gondanglegi. Tapi ada teori lain dari teman saya yang namanya Yuwono, bahwasanya sempol itu ... (agak panjang ceritanya).

Asal nama Sempol adalah gurauan iseng dari inventornya. Jajanan ini sudah ada di daerah Malang Selatan sejak 2014 lalu. Bernama Cak Man, dia ingin membuat sebuah jajanan yg unik. Ide awalnya cilok tapi dikepel layaknya mendol trus dicelup adonan telur lalu digoreng. Sausnya pun hanya sebatas saus sambal.
Berbekal ide tersebut, Cak Man mulai memboyong sempolnya ke Kota Malang. Domisili di gerbang SMA BSS gerobak warna biru. Dulu gak ada produk serupa. Owner merasa kesusahan untuk memasarkan produk uniknya karena keterbatasan sarana marketing dan tidak adanya SDM marketing di perusahaannya.
Sampai tiba pada sebuah masa dimana gelombang korea menyebar, film seri korea didonlot dimana2 secara mudah, para remaja mendadak menjadi movie-reviewer tahun ini dan sidia tidak kehabisan ide. Diubahlah sempol itu dengan brand pentol korea. Ternyata antusiasme warga sekitar lumayan bagus dan mulai dilirik oleh pesaingnya didaerah depan pujasera brawijaya dan gang SMA8. Namun karena brand awal yg melekat adalah sempol, jadi semuanya pakai nama sempol.
Akhirnya sempol merambah dimana2. Dengan berbagai merk. Lek aku meramalkan, bentar lagi wis ada sempol sing duwe akun instagram dengan layanan delivery (atau mungkin wis ada). Dengan puluhan macam varian dan puluhan macam saus serta topping.

Jadi, memang di daerah pujasera Brawijaya (samping mall MX dan Matos), berjajar rombong-rombong penjual cilok aneka varian, mulai dari cilok original, bakar, cilok tahu sampai kini ada si pendatang baru bernama sempol. Tapi sekarang ada banyak kok penjual sempol di pinggir-pinggir jalan yang bisa kamu temui dengan mudah, biasanya berjualan siang sampai sore hari. Kalau mau gampang lagiiii ... cari saja waktu di Car Free Day hari Minggu pagi. Banyak, banyak banget yang jualan sempol di sini. Kabarnya, penjual cilok pun beralih profesi menjadi penjual sempol saking ngehitsnya jajanan satu ini.

Baca juga:
#HelloWINDxTaste : Tentang Lumernya Keju di Richeese Factory Malang
Tak perlu ke New York, Ria Djenaka Juga Punya Insane Milkshake Yang Menggila
Rawon, Si Hitam Manis Asli Jawa Timur Yang Menggoda Lidah

Sempol bisa dinikmati dengan dua cara, dimakan begitu saja atau pakai saus kacang. Nah, seperti layaknya posisi menentukan prestasi, harga juga menentukan rasa. Kalau sempol Rp. 500-an, rasanya lebih dominan kanjinya. Nah, kalo mau lebih terasa ayamnya, belilah yang Rp. 1.000-an.

Melihat bentuk sempol dan tusukannya yang panjang, saya jadi terpikir sebuah ide kreatif. Buket sempol. Lumayan lah, modal Rp. 30.000-an, kamu bisa bikinin pacar kamu buket yang tak hanya indah tapi bisa dimakan ...

Paragraf terakhir tentunya ngelantur karena sesungguhnya saya lagi lapar ... maklum jam-jam genting. Ada penjual sempol yang bisa dipanggil ke daerah Araya nggak sih? Hihihi ...

* Oh iya, di blognya NengBiker ada resep sempol yang bisa kamu bikin sendiri lho"

Nggak bisa beliin buket sempol buat pacarmu? Udah, kasih aja dia voucher 15% dari windacarmelita.com dan Zalora.co.id ini. Lumayan lho, 15%-nya buat makan sempol barengan ^^


voucher diskon zalora indonesia

You Might Also Like

51 comment

The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)

Popular Posts

Blog Archive

Google+ Followers

Part of

Warung Blogger
Blogger Perempuan

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia

Voucher Diskon 15% Zalora Indonesia
Diskon 15% Zalora Indonesia