Thursday, April 7, 2016

Say Hello to Spotify Indonesia!


Kabar itu pun datang: Spotify masuk Indonesia!
Streaming musik via internet bukan lagi jadi hal baru buat saya. Beberapa web layanan streaming musik online sudah saya tinggali jejak berupa username "Winda Carmelita". Sejak era MySpace, Fertilizer, Pure Volume Reverbnation, Soundcloud, Grooveshark, Ohdio (lokal punya nih), R-dio hingga Deezer. Semua sudah saya jajal, sebelum banyak di antara mereka terpaksa harus tutup terop hihihi ..

Streaming musik online jadi favorit saya karena dengan satu platform saja, kita bisa menemui aneka musik dari era ke era, bahkan karya-karya musisi cutting edge. Memperkaya khazanah *caelah, khazanah* musik banget lah. Apalagi buat orang-orang yang tidak mudah puas hanya pada satu genre hihihi ...

Baca juga : 9 Apps Android Untuk Tetap Produktif Dari Mana Saja

Sejak Grooveshark menutup layanannya, saya beralih ke Deezer. Deezer cukup memuaskan bagi saya (apalagi kalau Grooveshark 'kan illegal, kalau Deezer ini ada yang berbayar jadi royaltinya masuk ke kantong musisinya juga). Hingga akhirnya beberapa minggu yang lalu, beberapa teman mengeluhkan: Deezer kok putus-putus ya streamingnya? Kalau dari playlist, nggak bisa play otomatis ya?

Well, setelah menuduh koneksi internet yang labil, eh ternyata memang benar! Deezer tidak bisa playing otomatis dari playlist lagi. Desperado ya, masak harus klik satu-satu lagunya. Bisa nggak kelar-kelar ini kerjaan hihihi ...

Baca juga: Indonesian Netizen Nowadays: Mempertanggungjawabkan Tombol 'Share' 

Kemudian kabar itu pun datang: Spotify masuk Indonesia. Tepat saat saya mulai desperado dengan Deezer. Setelah mendownload Spotify Free untuk Windows, saya mulai mengeksplor isinya. Eh ternyata banyak banget band-band asik yang sudah bisa kita dengarkan lagu-lagunya di Spotify. Terutama band-band indie Indonesia, macam Kelompok Penerbang Roket dan Sigmun. Horee! Bahkan album favorit sepanjang masa yaitu Karya Terbaik Ismail Marzuki juga ada lho di Spotify :



Untuk kamu yang mostly bekerja di depan komputer dan perlu bantuan musik untuk menjaga fokus, kamu bisa download Spotify Free untuk PC. Nggak terbatas untuk PC saja lho, Spotify ini juga bisa diunduh untuk Android dan iOS.

Kalau mau memutar musik tanpa ada jeda iklan dan bisa memainkan playlist sekalipun offline, kamu bisa download Spotify Premium, harganya Rp. 49.000/bulan. Kalau pakai Indosat Ooredoo kabarnya nggak perlu bayar dan nggak terpotong kuota sih ...

Sampai sekarang sih saya masih menggunakan Spotify free, karena buat saya beli yang premium dengan harga segitu, lebih baik saya beli rilisan fisik saja hehehe ... *Winda anaknya fisik banget* *eh*

Tapi namanya juga banyakan pakai gratisan, dilema pun muncul kala layanan ditutup atau dibatasi. Lha saya tuh kan suka bikin playlist, gayanya kayak music director gitu ... Masih mengimani betul makna bikin mixtape ala tahun 90-an ... Kalau satu layanan ditutup atau dibatasi, playlist-playlist yang sudah saya susun dengan sepenuh hati, jadi nggak bisa diputar lagi. Huhuhu ... Syedih ... Ya sudah, buat yang punya Spotify, add saya ya di sini [klik gambarnya atau search nama Winda Carmelita]


Eh, saya punya playlist nih. Ini adalah playlist kumpulan lagu-lagu favorit yang sering sekali saya dengarkan di rumah bersama Mama tersayang. Judul playlistnya aja kolokan banget : Lagu Yang Bikin #BahagiaDiRumah hihihi ... Monggo~


6 comments:

  1. interest kak, lagu2nya juga kadang sebagai terapi :)

    ReplyDelete
  2. Orang-orang banyak ngomongin Spotify ini, saya jadi penasaran. Gimana keunggulan Spotify daripada Melon dan Joox?

    ReplyDelete
  3. bikin playlist-playlist lagu sesuai mood atau situasi yang paling pas buat ndengerinnya emang seru :D

    ReplyDelete

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)