After Lunch Music: Terhipnotis Dentuman Beat Rock N Roll Mafia

9:59:00 AM


Berkenalan dengan Rock N Roll Mafia itu seperti kenalan dengan pria yang dunianya berbeda jauh dari saya.

Nama RNRM sudah saya tahu jauh sebelum album ini, karena lagunya yang berjudul Zsa Zsa Zsu (2007) video klipnya kreatif banget. Tapi lagunya (waktu itu) terdengar kurang cocok di telinga saya.



Tahun 2012, dari penjelajahan satu web musik ke web musik lain, saya menemukan album Prodigal ini. Sebelum-sebelumnya, musik elektronik seperti yang dibawakan RNRM ini bukan musik yang biasa saya dengarkan. Orang yang biasanya mendengarkan lagu-lagu pop dan rock alternatif, umumnya kalau mendengarkan musik yang full dengan synthesizer rasanya agak sedap-sedap membingungkan di telinga. Tapi berkat perkenalan dengan Stuck and Reverse yang secara random saya putar pertama kali, RNRM meninggalkan jejak baik di gendang telinga saya.



Lima tahun berlalu setelah perkenalan dengan album Prodigal. Saya dan teman saya, Novita, merangsek masuk ke dalam amphiteater Garuda Wisnu Kencana, Bali. Sore itu, RNRM tercantum sebagai salah satu performer Soundrenaline 2017.

Baca Juga: Kita Semakin Menua, The Adams Tetap Awet Muda

Kami merangsek bukan karena kepadatan penonton yang mau masuk, tapi justru keluar dari venue selepas nonton Rendy Pandugo yang tampil sebelum RNRM. Alhasil ketika kami sudah duduk manis di tribun-tribun itu sambil minum minuman dingin, venue sepi. Penonton bisa dihitung dengan jari. Seratus orang, mungkin juga tidak sampai.



Tanpa banyak kata-kata, RNRM memulai penampilan sore itu dengan dramatis. Never Give Up dimainkan. Lama kelamaan berdatangan penonton yang akhirnya memenuhi venue. Tetap tidak banyak kata-kata, performance kali itu sukses membuat penonton yang awalnya duduk manis, berani berdiri dan bergoyang mengikuti beat.



Menonton live performance band yang cakep versi rekamannya adalah kewajiban buat saya. Dan RNRM adalah salah satu band yang sukses memikat. Seolah detik-detik terakhir berakhirnya durasi penampilan adalah momen patah hati buat penontonnya.

Favourite track:

1. Stuck and Reverse (Prodigal)
2. Velvet Morning Air (Prodigal)
3. Zsa Zsa Zsu (Outbox)
4. Crystalized (Unison)
5. Body Won't Stop

Rock N Roll Mafia Discography:

1. Rock N Roll Mafia (2002)
2. Outbox (2007)
3. Prodigal (2012)

4. Unison (2018)


Baca Juga: Salute To 90's: Cara Pee Wee Gaskins Mengajak Generasi Sandwich Berpesta


You Might Also Like

0 comment

The Words is Mightier Than The Swords - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)