My Typical Morning Routine

Image taken from Pexels/DS Stories

Saya adalah orang yang percaya kalau hal pertama yang kita lakukan di pagi hari, akan menentukan seperti apa hari kita selanjutnya. Kalimat yang mengamini pernyataan ini juga saya dengar dari Leslie Sansone, penggagasnya work out Walk for Life yang setiap hari saya tonton videonya buat berolahraga. Kalau versinya Budhe Leslie, kalau pagi hari kita olahraga dan merasa sehat karenanya, itu akan menentukan keputusan-keputusan kita selanjutnya untuk hidup sehat di hari itu. Contohnya, pilihan makanan yang kita konsumsi buat sarapan, pengen gerak terus, dst.

Zaman sekolah dulu, rutinitas kita sih enak ya, bisa ditebak. Ketika ngantor pun, rutinitas juga tergolong masih bisa ditebak karena ada jam kantor untuk waktu produktif, dan ketika berakhir kita pun masuk ke waktu personal. 

Tapi buat orang yang bekerja sendiri, wow, ini adalah sebuah berkah yang bisa jadi bumerang. Mungkin bukan cuma yang bekerja sendiri ya, buat yang sekarang lagi WFH pun dan punya lebih banyak kebebasan buat menentukan waktu kerja sendiri, di mana aja. Kenapa?

  • Kerja di rumah (atau di mana saja, selain di kantor) itu banyak distraksinya. Entah itu dari orang lain yang tiba-tiba mengajak ngobrol, minta tolong, atau pun dari diri sendiri yang belum selesai satu pekerjaan, malah mengerjakan pekerjaan lain yang nggak penting. Teman-teman saya yang sudah punya anak malah tantangannya lebih besar lagi karena harus menemani anak main dan mengasuhnya, sembari kerja
  • Kebebasan mengatur waktu sendiri memang nyaman, tapi suka kebablasan rebahan dan menunda-nunda pekerjaan

Saya orangnya gampang banget terdistraksi dan punya banyak kegiatan. Untuk meminimalisir stres, saya ternyata paling cocok adalah meng-organize hari saya dengan rutinitas. Jadi, yang diatur adalah kelompok besar rutinitasnya, bukan detil pekerjaannya karena kalau detil pekerjaannya bisa saja berubah-ubah. 

So, this is my typical daily morning routine for productive day:

🕕06:00 - 07:00: Bangun tidur - olahraga


Karena saya adalah morning person, bangun pagi itu bukan hal yang sulit dilakukan. Biasanya saya bangun sebelum jam 06.00. Kemudian membereskan kasur, minum air putih, cuci muka, sikat gigi, dan siap-siap olahraga. Kalau mood ya olahraganya di luar rumah, kalau nggak mood ya di rumah saja. Pokoknya bergerak dan berkeringat. 



Kelompok kegiatan ini biasanya saya lakukan sampai jam 07:00. Yah lebih-lebih dikit lah, sampai 07:30.

🕖07:00 - 08:00: Morning chores


Setelah menuntaskan kelompok kegiatan pertama, biasanya saya nunggu keringat kering sambil mengerjakan pekerjaan rumah tangga pagi hari. Misalnya: masak, bikin minum, menyapu, mengepel. Apapun pekerjaan rumah yang perlu dilakukan di pagi itu. Berhubung rumah nggak gede, jadinya pekerjaan domestik ini cepat dilakukan. Apalagi kalau sambil dengerin musik. Nyanyinya lebih lama daripada kerjanya. Hahaha.

🕗08:00 - 09:00: Mandi, skincare, sarapan

Siap ngantor alias kerja di kamar sendiri


Setelah mengerjakan pekerjaan rumah pagi hari, saya mandi, kemudian pakai skincare dan sarapan. Saya tuh paling suka kelompok kegiatan ini karena memang hobi terselubung saya adalah mandi. Mandinya sehari dua kali, bahkan sampai tiga kali juga sering. Pakai skincare, dandan tipis-tipis, ganti baju nggak pakai baju tidur lagi, kemudian sarapan sambil ngobrol sama Mama saya.

🕘09:00: Mulai bekerza keraz bagai horse 🐎


Mulai jam 09:00 saya masuk kamar, nyalain laptop dan memainkan playlist. Kalau sudah begini, itu artinya saya sudah memulai jam kerja saya. Diiringi dengan secangkir teh hijau atau kopi kalau pas

FYI, setiap hari saya punya pekerjaan rutin sebagai content writer di salah satu media online parenting di Indonesia. Selain pekerjaan rutin lain saya adalah admin sosial media dan mengelola coffee shop usaha bersama dengan teman. Cukup banyak printilan yang saya kerjakan dan harus benar-benar meng-organize dengan baik supaya nggak ada yang kelupaan dikerjakan. 

Saya menulis to-do list setiap hari setelah semua pekerjaan selesai atau di malam hari. Belakangan ini saya pakai Notion untuk mengelola pekerjaan harian dan proyek-proyek personal saya (Nanti akan saya review deh Notion ini, karena sangat membantu untuk tasks management). 

Biasanya waktu bekerja saya di sesi pertama sampai jam 12:00 siang. Break buat makan siang, dari beli makan sampai bikin minuman. Kemudian lanjut lagi kalau belum selesai pekerjaannya di jam 13.00, dan seterusnya. 


Rutinitas Ini Bukan untuk Semua Orang

Image taken from Pexels/Content Pixie

Tiap orang punya caranya masing-masing buat beraktivitas. Nggak bisa disamakan, tapi bisa mengadaptasi. Beberapa teman saya mencoba mengikuti rutinitas yang saya terapkan setiap harinya seperti ini dan mereka bilang kesulitan bangun pagi, nggak bisa fokus bekerja di pagi hari soalnya bukan morning person, mengurus anak, dan lain-lain. It's okaaay, karena saya pun juga kalau ritme kerja mengikuti orang lain pasti nggak cocok. Contohnya, saya nggak bisa kerja dan meeting yang menghadap laptop di malam atau dini hari, tapi bisa kalau kegiatannya seperti event, latihan band, produksi video, dan sebagainya.

Disesuaikan saja sama kenyamanan masing-masing. Toh pada intinya adalah kita semua inginnya semua tasks-nya beres, betul?


Sesekali 'Melanggar' Rutinitas

Image taken from Pexels/Freestocks.org

Dan jangan khawatir kalau kita punya rencana-rencana yang ingin diselesaikan di hari itu, tapi ternyata ada hal lain yang lebih urgent di luar rencana yang harus dikerjakan sehingga semua rencana berantakan. Untuk hal ini, saya masih belajar buat nggak terlalu kesal-kesal amat kalau ada rencana yang berantakan. Hehehe. Tapi sebetulnya ya manusiawi aja. Tiba-tiba capek di siang hari, pengen rebahan aja? Ya nggak apa-apa, monggo rebahan yang enak, selama tugas penting yang mendesak sudah selesai dikerjakan. 

Nggak setiap saat juga saya menjalani hari yang smooth dan sesempurna ini. Sering juga niatnya jalan pagi sendirian, di tengah jalan impulsif mengundang teman untuk bergabung, kemudian akhirnya ngopi pagi sampai jam 10:00. Ya tentu saja rutinitas hari itu akan berubah, tapi nggak apa-apa sesekali. Biar happy dan nggak bosan. 

So, this is my typical morning routine. How about you?

Komentar

Posting Komentar

Thankyou for your feedback!

Postingan Populer