Sunday, May 29, 2016

Menjadi Saksi Sejarah Legenda Musik Indonesia Dalam Konser Badai Pasti Berlalu Plus


Badai Pasti Berlalu
Image taken from portalmusikmalang.com / Zeruya Anggraita

Menonton pertunjukan musik bukanlah hal yang baru untuk saya. Tapi menonton konser yang jadi saksi sejarah musik Indonesia, baru pertama kali saya rasakan saat menonton Konser Badai Pasti Berlalu Plus garapan Yockie Suryoprayogo, hari Jumat, 27 Mei 2016 lalu.

Dimulai sekitar pukul 20.30, konser dimulai dengan lagu Jurang Pemisah. Kebetulan saya datangnya sedikit terlambat karena hujan deras yang nggak berhenti-berhenti hingga malam. Beruntung, saya datang tepat di lagu kedua yaitu Dalam Kelembutan Pagi. Surprisingly, dinyanyikan langsung oleh Fryda Luciana. Masih tetap cantik dan merdu banget suaranya Fryda Luciana, apalagi saat menyanyikan lagu Rindu yang dinyanyikan ulang oleh Agnez Mo. IMO, Agnez Mo masih jauh lah sama penyanyi aslinya. Emosinya halus tapi merasuk, tidak meledak-ledak seperti saat dinyanyikan Agnez Mo hehehe ..

Setelah Fryda selesai, dari kegelapan muncullah ... Keenan Nasution! Menyanyikan Nuansa Bening, suara om Keenan masih tetap khas. Kebayang di masa itu, pasti banyak cewek-cewek yang kesengsem ya sama suaranya om Keenan hahahaha ...

Belum selesai surprise malam itu. MC Ovan Tobing 'mengumumkan' bahwa malam itu hadir juga Eros Djarot, Bens Leo dan Tri Utamie. Hati saya rasanya pengen melompat saking happynya melihat Eros Djarot! My favourite legend, ever. Rasanya kayak mimpi gitu melihat sekian banyak legenda musik Indonesia dalam satu konser ... dan saya bisa menikmati konsernya itu dengan mata kepala sendiri.

Ada beberapa lagu yang dinyanyikan alm. Chrisye juga dibawakan di konser yang digawangi oleh Yockie Suryoprayogo ini. Misalnya, Resesi (dibawakan oleh Once), Cintaku dan Kala Surya Tenggelam (dibawakan oleh Marcell Siahaan).

Yang bikin saya ser-seran adalah ketika melihat Dian Permana Putra. Huahahahha ... Di masa itu, yakin deh, siapa sih yang nggak meleleh sama pria berambut gondrong tanggung ini. Lha ya, trus Dian PP menyanyikan "Kau Seputih Melati" dan "Selamat Jalan Kekasih". Aku 'kan jadi sedih ...

"Resah rintik hujan
Yang tak henti .. menemani ...
Sunyinya malam ini ... Sejak dirimu jauh, dari pelukan ..."

Badai Pasti Berlalu
Image taken from portalmusikmalang.com / Zeruya Anggraita

 Suasana semakin menghanyut oleh kehadiran Deddy Dhukun yang tiba-tiba ikut menyanyi "Oyaa ..." dari belakang penonton. Medley "Oyaa", "Duhai Kekasihku", "Melayang", "Semua Jadi Satu". Saat musik mulai berdenting, "Masih Ada" pun mengalun. Duet 2D memang one-true-pairing sekali ya. Bocorannya, tahun ini sekitar bulan Agustus-September, 2D akan meluncurkan album terbaru lagi ... setelah sekian lama :)

Sejujurnya, yang saya nantikan dalam Konser Badai Pasti Berlalu Plus ini adalah Berlian Hutauruk. Yes, penyanyi dengan suara powerful ini adalah penyanyi asli lagu Badai Pasti Berlalu yang diciptakan oleh Eros Djarot dan diarransemen oleh Yockie Suryoprayogo. Saya merinding sekali waktu Berlian menyanyikan lagu Matahari. Orang-orang yang menonton konser ini pun hening sejenak sebelum akhirnya crowd memberikan standing applause. Gila memang, di usia yang sudah tidak lagi muda, Berlian Hutauruk masih prima sekali performancenya. Hats off!

Baca juga:
After Lunch Music : Predator Anak, Hukum Sampai Mati!
Terpukau Silampukau: Membungkus Dosa dan Kenangan Kota Surabaya  
After Lunch Music : Tika and The Dissident - Tubuhku Otoritasku
After Lunch Music : Melawan Gravitasi Bersama L'alphalpha



Badai Pasti Berlalu
Image taken from portalmusikmalang.com / zeruya anggraita


Selain musisi-musisi lawas seperti Debby Nasution, Louise Hutauruk, konser ini juga menggandeng musisi-musisi muda Husein Alatas, Kadri Muhamad dan Gilang Samsoe. Sebelumnya saya nggak pernah tahu sih Gilang Samsoe ini yang mana. Tapi penampilannya yang berkarakter, menurut saya flawless dan bisa mengimbangi penampilan para musisi senior. Aura lagu-lagu legendaris Yockie Suryoprayogo seakan bangkit kembali melalui suara Gilang.

Ditutup dengan lagu Lilin Kecil, konser pun berakhir. Inilah salah satu konser yang tidak pernah terbayangkan bisa saya tonton. Saya lahir di tahun 90-an, sedangkan era kejayaan musik ini berada jauh sebelum saya lahir, di tahun 70-an. Namun, sejak kecil saya di'bekali' oleh kaset warisan dari Mama. Mulai dari album Keenan Nasution hingga album-album Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors Rasisonia. Mendengarkan lagu-lagu legendaris era kejayaan musik Indonesia sebelumnya hanya bisa saya lakukan lewat kaset yang sudah mbliyut-mbliyut di makan waktu. Tapi bisa melihat penampilan karya-karya legendaris Yockie Suryoprayogo (dan juga Eros Djarot), membuat saya terharu banget. Setelah 40 tahun berlalu, mereka hadir kembali satu panggung, membangkitkan nostalgia dan magisnya aura-aura musik masa itu.








3 jam konser bersejarah ini akhirnya mampu melengkapi 1 dari 150 life-goals saya :)

*NB: Semua foto di postingan ini diambil dari web portalmusikmalang.com, with Zeruya Anggraita, my-talented-friend, as a photographer.

11 comments:

  1. Wow penyanyi2 legendaris, ya Win ... jaman saya masih ABG mereka ngetopnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa kemarin juga yang datang itu sudah ibu2 tapi semangatnya teteup asoyy Mak

      Delete
  2. wahhh pasti merinding ya nontonnya win, legend kabeh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Merinding banget Mbak, the best local concert ever :)

      Delete
  3. aku seumur-umur ga pernah nonton konser, tapi baca tulisanmu jadi ikutan merinding hehee kayaknya keren banget suaranya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoo nonton konser Ce hahahah .. Mereka legend semuanya, sudah tidak diragukan lagi :)

      Delete
  4. Banyak Bataknya yaaa hahahhahahah pasti suaranya dasyattttttt, Berliana Hutahuruk juga masih kece itu suaranya. Senangnya bisa ada di konser Badai Pasti Berlalu, kenangan indahhhh ya mba Winda.

    ReplyDelete
  5. ini mah legend semua yaa...kerenn...

    ReplyDelete
  6. Waaah seru banget ini mah kosernya. Udah lama neh ga pernah nonton konser kayak begini.

    ReplyDelete
  7. beruntung banget bagi yang bisa menonton konser ini, saya sendiri penggemar lagu lagu yang dicompose sama om Eros Jarot

    ReplyDelete
  8. jujur ya mbak, aku bnyk ga tau nama2 penyanyi lawas di atas :). Tapi krn penasaran sampe aku googling lagu2 mereka :D.. keenan nasution, berlian hutahuruk... wawasan musik mu luas juga ;). aku cuma tau sebatas thn 90an aja :D

    ReplyDelete

"The Words is Mightier Than The Swords" - Edward Lynn-Button
Tinggalkan jejak yang baik, no spamming, junk, dan tinggalkan nama ;)